5.000 siswa ikuti kompetisi entrepreneur

Selasa, 22 Mei 2012 - 11:35 WIB
5.000 siswa ikuti kompetisi...
5.000 siswa ikuti kompetisi entrepreneur
A A A


Sindonews.com - Pemkot Palembang bekerja sama dengan Yayasan Champion Teen dari Lembaga Care For The Nation dan Yayasan Bunda Eva akan mengajak 5.000 siswa sekolah menengah atas (SMA)/sederajat se-Kota Palembang untuk mengikuti pelatihan dan kompetisi entrepreneur yang digelar pada 26 Juni nanti.

Co Founder Champion Teen Care For The Nation Sesilia Peranginangin mengatakan, program entrepreneur untuk remaja ini merupakan bentuk antisipasi bertambahnya jumlah pengangguran di tingkat usia remaja. Kondisi ini juga menyusul adanya hasil survei dari ILO pada 2002, yang menyebutkan 34% dari 5,5 juta lulusan SMA/sederajat di Indonesia adalah pengangguran.

“Kami membuat program binaan ini sejak tahun lalu di beberapa kota,mulai Jakarta, Bandung, Denpasar, Salatiga, hingga lainnya.Tahun ini kami mengundang 5.000 siswa di Kota Palembang dan akan diisi langsung usahawan muda nasional James Gwee,” ungkap Sesilia dalam acara penandatanganan kerja sama antara Lembaga Care For The Nation dan Pemkot Palembang di kantor wali kota kemarin.

Dia mengaku, digelarnya program ini di Kota Palembang karena program entrepreneur di Kota Pempek ini sudah berjalan sesuai komitmen pemerintah daerahnya. Dia memastikan, jumlah siswa yang akan mengikuti program ini bisa melebihi target 5.000 orang. Mengingat, pada 2011, pihaknya berhasil melebihi target 10.000 siswa dari enam kota menjadi 10.007 siswa dari delapan kota.

“Pencapaian target ini memang misi kami sebagai pencetak pribadi champion. Jadi, kami harus memberi teladan bisa melebihi target yang ditentukan,” bebernya.

Sesilia menjelaskan, pembinaan yang akan diberikan kepada para remaja tingkat SMA ini akan melalui tiga tahap, yakni menekankan mindset pemenang, memberikan konsep dasar berwirausaha, dan melatih membuat perencanaan bisnis yang siap dijalankan.

Dari beberapa kota yang sudah digelar tahun lalu,sudah banyak produk usaha para remaja yang sudah menghasilkan, seperti sandal handmade, celengan, log jamur, hingga jasa desain grafis. “Output dari program ini memang menjadikan usaha yang dijalankan benar-benar menghasilkan. Kami pun akan membina para guru untuk dapat aktif dan kreatif dalam proses pembelajaran di sekolah,” tukasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Yayasan Bunda Eva Eva Santana Putra mengatakan, melalui kerja sama dengan Champion Teen Care For The Nation ini, akan dicari bibit wirausaha muda dari remajaremaja di Kota Palembang. Secara teknis, para siswa akan diberikan pelatihan terlebih dahulu dari pihak Champion Teen. Kemudian, baru disimulasikan dan bila lolos dapat dilanjutkan ke tahap kompetisi.

“Pesertanya adalah siswa dari SMA/SMK/MA negeri dan swasta. Dari 5.000 siswa ini akan disaring menjadi 100 kelompok untuk merebut hadiah pembinaan berupa modal sebesar Rp250.000 dan sertifikat,” kata Eva.

Sementara itu, Wali Kota Palembang Eddy Santana Putra mengatakan, pengembangan pendidikan entrepreneur ini memang sudah berjalan di Kota Palembang. Hal ini dimulai dari kerja sama Pemkot dengan Pendiri MySchool Johannes Agus Taruna,dengan menggelar Smart Entrepreneur Competition (SEC) pada 2011. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
2 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
8 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
8 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
9 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
10 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
10 jam yang lalu
Infografis
Bina Siswa Nakal di...
Bina Siswa Nakal di Barak Militer, Maarif Institut: Berpotensi Merusak Sistem Pendidikan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved