Intiland mulai garap megaproyek Aeropolis

Selasa, 22 Mei 2012 - 15:10 WIB
Intiland mulai garap...
Intiland mulai garap megaproyek Aeropolis
A A A
Sindonews.com - Perusahaan pengembang properti PT Intiland Development Tbk (Intiland) mulai membangun megaproyek Aeropolis yang berlokasi di dekat kawasan bandara internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang.

Wakil Presiden Direktur dan Chief Operating Officer Intiland Suhendro Prabowo menjelaskan, Aeropolis merupakan proyek pengambangan kawasan mixed-use terintegrasi yang meliputi fasilitas hunian, perkantoran, hotel, komersial dan ritel.

"Proyek Aeropolis ini menempati total area seluas 350 hektare (ha) yang dirancang sebagai kawasan terpadu yang bersifat simbiosis dengan pengembangan bandara, sekaligus menjadi satu-satunya produk Aeropolis di Indonesia," katanya kepada jajaran media, saat konferensi pers Aeropolis, di Bandara Soetta Cengkareng, Selasa (22/5/2012).

Lebih lanjut Suhendro mengatakan, pengembangan Aeropolis dibagi menjadi beberapa tahapan dan tahap pertama meliputi area seluas 14 ha yang rencanya dibangun apartemen bernama Aerpolis Residence, kawasan komersial, hotel, serta fasilitas lifestyle dan ritel.

Sementara itu, pimpinan proyek Aeropolis yang juga menjabat Direktur PT Perkasa Sari Permai, anak usaha Intiland, Didik Riyanto, juga mengungkapkan apartemen Aeropolis Residence terdiri dari 1.194 unit, yang menempati tiga tower apartemen, dengan ketinggian lima lantai.

"Sejak Aeropolis launching akhir 2011 lalu hingga saat ini sudah 1.000 unit apartemen yang habis terjual dan hanya tersisa 94 unit," paparnya.

Sementara itu, untuk komersil, lanjutnya, akan dibangun gedung. perkantoran stara title, yang terdiri dari banguanan lima tower, dan masing-masing terdiri dari tiga lantai.

"Untuk apartemen direncanakan rampung pada Mei 2013 dan sudah dapat diserahterimakan pada Juli 2013 mendatang," ujarnya.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
25 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
54 menit yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
10 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
11 jam yang lalu
Infografis
AS Mulai Bagikan Info...
AS Mulai Bagikan Info Intel Ruang Angkasa Sensitif China-Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved