PLN bisa berhemat USD3 juta/hari

Kamis, 24 Mei 2012 - 16:37 WIB
PLN bisa berhemat USD3...
PLN bisa berhemat USD3 juta/hari
A A A
Sindonews.com - PT PLN (Persero) memastikan penghematan akan didapatkan setelah adanya pasokan gas dari Lapangan Tangguh yang diproduksi oleh BP. Hal tersebut menyusul penandatangan kontrak oleh PLN dan BP yang memasok gas sebesar 230 mmscfd. Adapun nilai penghematan yang bisa dilakukan mencapai USD3 juta per hari.

"Saya belum menghitung, tetapi jika nanti sudah masuk semua, maka PLN cukup banyak hematnya. Kalau sekarang ini, katakanlah masuk dari FSRU Jakarta, itu 165 mmscfd, dari itu saja kira-kira bisa menghemat 165 mmscfd kali USD15 ribu per hari," ucap Kepala Divisi BBM dan Gas Bumi PLN Suryadi Marzuki, di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (24/5/2012).

Dia menyebutkan, pasokan gas dari Lapangan Tangguh akan dikirimkan ke kilang revitalisasi Arun, untuk daerah Aceh dan Belawan. Kemudian, selisihnya akan dibawa ke Jakarta. "230 mmscfd itu kira-kira nanti ke Arun, 110 mmscfd, sisanya akan ke Jakarta," jelasnya.

Sementara itu, Kepala BP Migas R. Priyono dalam keterangan tertulisnya mengatakan bahwa nota kesepahaman ini berisi dua poin penting. Poin penting itu yaitu rencana pasokan ekses tenaga listrik dari fasilitas Kontraktor KKS Tangguh ke sistem kelistrikan PLN untuk memenuhi kebutuhan di Teluk Bintuni dan sekitarnya.

“Nota kesepahaman ini menunjukkan dua hal penting. Pertama, BP Migas dan industri hulu migas selalu berupaya keras memasok gas untuk kebutuhan domestik dan kedua, industri hulu migas bukanlah industri yang berdiri sendiri, ia selalu menjadi bagian dari masyarakat,” ujar Priyono.

BP Regional President Asia Pacific William W. Lin mengatakan MoU tersebut menggarisbawahi komitmen BP untuk mencapai kesepakatan terkait pasokan LNG untuk keperluan dalam negeri.

”MoU ini mencerminkan niat kami dalam mendukung pembangunan ekonomi Papua Barat, maupun membantu memenuhi kebutuhan energi di Indonesia secara keseluruhan, menyeimbangkan kebutuhan seluruh pemangku kepentingan,” kata William W. Lin. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Lifting Perdana BBM B50, dari Kilang Kasim dan Plaju
30 menit yang lalu
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah ke 6.315, 309 Saham Berakhir di Zona Merah
52 menit yang lalu
AREA Indonesia Siap...
AREA Indonesia Siap Perkuat Kolaborasi Dukung Program 3 Juta Rumah
1 jam yang lalu
EskaIasi Laut Merah...
EskaIasi Laut Merah Tekan Rupiah, Dolar AS Ditutup ke Rp17.936 Sore Ini
1 jam yang lalu
Mahasiswa Universitas...
Mahasiswa Universitas Paramadina Pelajari Investasi Syariah Bersama MNC Sekuritas
1 jam yang lalu
Kerugian Ekonomi Akibat...
Kerugian Ekonomi Akibat Obesitas Anak Capai Rp5.280 Triliun, Novo Nordisk Perluas Program Pencegahan
1 jam yang lalu
Infografis
Tahapan Penerimaan Sekolah...
Tahapan Penerimaan Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Bisa Jadi Calon PNS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved