BI uji coba kurikulum kebanksentralan

Jum'at, 25 Mei 2012 - 11:10 WIB
BI uji coba kurikulum...
BI uji coba kurikulum kebanksentralan
A A A


Sindonews.com - Bank Indonesia (BI) tahun ini mulai menguji coba kurikulum kebanksentralan dengan segmentasi mahasiswa perguruan tinggi negeri dan swasta hingga pelajar SMA/SMK di Indonesia, termasuk Sumatera Selatan.

Langkah ini diambil agar generasi penerus bangsa dapat lebih memahami masalah perekonomian dan pandangan jelas mengenai kebanksentralan. Hal ini dilatarbelakangi banyaknya masyarakat yang menyalahartikan kebanksentralan saat ini, baik soal tugas pokok dan fungsi (tupoksi) maupun hal lainnya yang menyangkut bank sentral.

“Untuk itu, tahun ini kami membuat formula agar kebanksentralan masuk dalam kurikulum mata kuliah atau pelajaran,” kata Direktur Pusat Pendidikan dan Studi Kebanksentralan BI Pusat Didi Laksmono Rahadi di sela-sela lokakarya kebanksentralan di hadapan sekitar 100 guru SMA/ SMK bidang studi ekonomi se-Palembang di Gedung BI, Kamis 24 Mei 2012.

Mantan Pemimpin BI cabang Palembang ini mengatakan, pada tahap awal, pihaknya lebih menitikberatkan implementasi kurikulum kebanksentralan pada mata kuliah di perguruan tinggi negeri dilanjutkan pada PT swasta. Agar dosen memiliki kompetensi masalah kebanksentralan yang baik, pihaknya terus berupaya mengedukasi dan memberikan pembekalan soal kebanksentralan ke perguruan tinggi di Indonesia.

Di samping diberlakukan pada mata kuliah perguruan tinggi, kata dia, kurikulum kebanksentralan ini juga akan diadopsi pada mata pelajaran ekonomi pelajar SMA/SMK. Tujuan akhir yang hendak dicapai adalah agar pelajar dan mahasiswa lebih memahami arti dan keberadaan dari bank sentral.

Sementara itu, Pemimpin BI cabang Palembang Sutikno mengatakan, kurikulum kebanksentralan ini dianggap sangat penting,khususnya bagi generasi muda dalam menyongsong masa depan.

“Awalnya dosen dan guru bidang ekonomi yang dahulu memiliki kompetensi baik mengenai kebanksentralan. Barulah kemudian ditularkan kepada anak didiknya. Masalah kebanksentralan ini sangat luas di antaranya tupoksi bank sentral, mengenai moneter, pengenalanciri-ciriuangasli dan lainnya,” kata dia. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
1 menit yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
16 menit yang lalu
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
45 menit yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
1 jam yang lalu
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
1 jam yang lalu
Infografis
Bill Gates Sumbang Rp2,6...
Bill Gates Sumbang Rp2,6 Triliun tapi Minta Uji Vaksin di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved