30% pelaku UKM wanita mampu mengakses perbankan
Sabtu, 26 Mei 2012 - 14:24 WIB
30% pelaku UKM wanita mampu mengakses perbankan
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Linda Amalia Sari mengutarakan penetrasi perempuan dalam mengelola usaha kecil menengah (UKM) dari tahun ke tahun selalu meningkat.
Walaupun dia tidak menjelaskan statistik perubahan dengan rinci, namun hal terdekat yang bisa dilihat adalah dengan angka 30 persen perempuan yang sudah bisa melakukan akses ke perbankan.
"Ada 30 persen perempuan yang sudah bisa akses ke perbankan. Dan kemudian kemampuan penetrasi perempuan yang meningkat juga dilihat dari tahun ke tahun dengan pertumbuhan ekonomi dari perempuan itu sendiri," ujarnya saat ditemui wartawan di Jonggol, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (26/5/2012).
Sementara itu, Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM, Meiladi Sembiring mengatakan, dengan diberdayakannya koperasi untuk mengelola UKM pada kalangan perempuan, dapat menciptakan pemerataan ekonomi.
"Untuk memaksimalkan koperasi dan UMKM kami menetapkan bantuan sosial dana bergulir dan kerdit usaha rakyat yang dikelola oleh perempuan," tutur Meiladi di kesempatan yang sama.
Selama ini, lanjutnya, koperasi dan UKM yang dikelola perempuan lebih meyakinkan. Dirinya mencatat, pada beberapa koperasi terdapat Nonperforming Loan (NPL) yang sangat rendah, dan bahkan tidak ada.
"Koperasi yang dikelola perempuan NPL rendah, karena perempuan lebih teliti dalam mengelolah dana, sehingga dapat mengembalikan pinjaman dengan baik, kami sudah buktikan pada koperasi di Jawa Timur dengan sistem Tanggung Renteng," pungkasnya. (bro)
()