INKP belanjakan capex USD300 juta

Selasa, 12 Juni 2012 - 19:27 WIB
INKP belanjakan capex...
INKP belanjakan capex USD300 juta
A A A


Sindonews.com - PT Indah Kiat Pulp & Paper (INKP) mengalokasikan belanja modal (capital expenditure/capex) pada tahun ini sebesar USD300 juta.

Direktur INKP Suhendra Wiriadinata mengatakan, belanja modal perseroan tahun ini dialokasikan untuk pembangunan mesin kertas baru maupun perawatan mesin yang sudah ada. “Capex untuk Indah Kiat sebesar USD250 untuk mesin baru dan USD50 juta untuk perawatan mesin yang sudah ada,” kata dia dalam paparan publik di Jakarta, Selasa (12/6/2012).

Lebih lanjut Suhendra menjelaskan, sumber pendanaan belanja modal perseroan berasal dari internal maupun ekternal perusahaan. Adapun, komposisinya 50 persen atau sekira USD150 juta dari kas perusahaan dan sisanya dari pinjaman bilateral. Realisasi belanja modal perseroan hingga bulan ini, menurut Suhendra, sudah mencapai setengahnya atau setara USD150 juta.

Sementara itu, mesin kertas (paper machine) yang saat ini sedang dibangun adalah mesin kertas 6 dengan kapasitas produksi mencapai 530 ribu ton per tahun. Diperkirakan, mesin kertas tersebut akan beroperasi pada awal tahun depan. Beroperasinya mesin kertas ini akan memberi dampak positif terhadap produksi maupun penjualan perseroan.

"Kalau paper machine ini selesai akan menjadi yang terbesar dimiliki Indah Kiat. Kalau tahun depan sudah beroperasi akan memberi dampak signifikan terhadap kinerja perusahaan," tutur Suhendra.

Disingung mengenai target angka penjualan maupun produksi pada tahun ini, perseroan memperkirakan stabil dengan posisi tahun lalu. Pasalnya, perseroan sepanjang tahun ini tidak melakukan peningkatan kapasitas. Saat ini, kapasitas produksi perseroan per tahun sebanyak 2,4 juta untuk bubur kertas (pulp), 1,1 juta ton untuk kertas (paper) dan 1,6 juta untuk kertas kemasan (packaging). (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
17 menit yang lalu
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
54 menit yang lalu
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
1 jam yang lalu
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
1 jam yang lalu
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
3 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
4 jam yang lalu
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved