Penjualan turun, INKP tak bagi dividen

Selasa, 12 Juni 2012 - 19:40 WIB
Penjualan turun, INKP...
Penjualan turun, INKP tak bagi dividen
A A A


Sindonews.com - PT Indah Kiat Pulp & Paper (INKP) mencatat angka penjualan tahun 2011 sebesar USD2,56 miliar atau naik dua persen dibanding tahun sebelumnya USD2,51 miliar. Naiknya penjualan didorong naiknya volume penjualan produk kertas perseroan. Sedangkan laba bersih pada tahun lalu naik 23 persen menjadi USD16 juta dibanding tahun sebelumnya USD13 juta.

Untuk kuartal I tahun ini, penjualan bersih menurun empat persen menjadi USD644,1 juta dibanding periode yang sama tahun lalu senilai USD616,8 juta. Kendati demikian, laba bersih berhasil naik menjadi USD5,25 juta dibanding kuartal I/2010 yang tercatat merugi sebesar USD11,79 juta.

Volume produksi pada tiga bulan pertama tahun ini untuk pulp tercatat meningkat menjadi 597 ribu ton dibanding periode yang sama tahun lalu sebanyak 538 ribu ton, produksi kertas sebanyak 244 ribu ton dari tahun sebelumnya 202 ribu ton dan kertas kemasan meningkat menjadi 365 ribu ton dari kuartal I/2011 sekitar 341 ribu ton.

Sementara untuk volume penjualan, Suhendra menjelaskan, untuk pulp mengalami peningkatan menjadi 389 ribu ton dibanding periode yang sama tahun lalu 382 ribu ton, kertas menjadi 246 ribu ton dari periode yang sama tahun sebelumnya 204 ribu ton dan kertas kemasan tercatat sebanyak 324 ribu ton dibanding kuartal I/2011 sebanyak 318 ribu ton.

Sementara hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) perseroan, Selasa (12/6/2012) memutuskan tidak membagikan dividen, mengingat kondisi perseroan yang masih mengalami kerugian pada tahun-tahun sebelumnya.

Untuk menutup defisit perseroan, Direktur INKP Suhendra Wiriadinata menegaskan, perseroan untuk saat ini belum memiliki rencana untuk melakukan kuasi reorganisasi. Perseroan masih akan mengandalkan dari keuntungan yang bisa diperoleh perseroan. "Kami berharap keuntungan Indah Kiat bisa cukup besar dan bisa menutupi saldo defisit," ujarnya dalam paparan publik di Jakarta. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Catat 10 Tahun Beruntun dengan Jumlah MDRT Terbanyak di RI
34 menit yang lalu
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
41 menit yang lalu
Contek Dubai, Airlangga...
Contek Dubai, Airlangga Sebut Pusat Financial Berada di Zona Ekonomi Khusus
1 jam yang lalu
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
1 jam yang lalu
ADVAN Universe 2026...
ADVAN Universe 2026 Digelar di Bandung, Perkuat Ekosistem Talenta Digital
1 jam yang lalu
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
3 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved