Bancassurance bukan bisnis tanpa risiko

Rabu, 20 Juni 2012 - 15:31 WIB
Bancassurance bukan...
Bancassurance bukan bisnis tanpa risiko
A A A


Sindonews.com - Pakar Ekonomi dari Biro Penelitian dan Pengaturan Perbankan Bank Indonesia, Eddy Manindo Harahap mengungkapkan bisnis Bancassurance hadir bukan tanpa risiko.

"Maka kedua belah pihak (bank dan perusahaan Asuransi) harus memahami bersama terhadap risiko-risiko dalam beberapa aspek utama Bancassurance," terang Eddy dalam persentasi pada acara seminar tentang Konsep, Implementasi & Penerapan Manajemen Resiko pada Bisnis Bancassurance di hotel Pullman, Jakarta, Rabu (20/6/2012).

Risiko yang harus diperhatikan dalam beberapa aspek utama Bancassurance, kata Eddy, adalah penetapan perusahaan asuransi yang menjadi mitra bank, penyusunan perjanjian kerja sama, penggunaan data nasabah dan penerapan prinsip perlindungan nasabah.

"Untuk penetapan kerja sama antara perusahaan asuransi dan bank memenuhi syarat-syarat seperti, memiliki surat pesetujuan dari Menkeu, memenuhi ketentuan yang berlaku, memantau, menganalisa dan mengevaluasi secara berkala kesepakatan bersama antara pihak bank dan perusahaan asuransi," paparnya.

Lebih lanjut Eddy menjelaskan, dalam penyusunan kerja sama, harus diperhatikan kejelasan hak dan kewajiban termasuk tanggung jawab masing-masing pihak. Kondisi berakhirnya perjanjian kerja sama termasuk menjaga kerahasiaan data yang bersifat rahasia. "Apakah itu data perusahaan maupun data nasabah masing-masing perusahaan," tambahnya.

Terkait penggunaan data nasabah, lanjutnya lagi, harus mengacu pada UU Perbankan tentang rahasia Bank. Dan harus difahami bersama secara jelas perihal ketentuan mengenai transparansi produk dan penggunaan data pribadi nasabah.

Terakhir, dalam penjualan produk asuransi melalui bank, kepada nasabah, pihak bank harus menjelaskan secara lisan dan tertulis perihal produk asuransi yang ditawarkan. Transparan mengenai biaya-biaya yang harus dibayar oleh nasabah. "Nasabah harus tahu, uang dia yang dibayarkan untuk premi berapa, dan komisi untuk bank berapa. Harus dijelaskan ke nasabah itu," tegasnya. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
5 jam yang lalu
Pasar Potensial Industri...
Pasar Potensial Industri Pembiayaan, Chailease Finance Dukung Pertumbuhan UKM Bandung
5 jam yang lalu
BPDP Dukung Jakarta...
BPDP Dukung Jakarta Fiscal Forum 2026, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Pertamina Siap Turunkan...
Pertamina Siap Turunkan Harga BBM secara Bertahap Mulai Awal Juli
6 jam yang lalu
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
6 jam yang lalu
Rumah BUMN SIG di Rembang...
Rumah BUMN SIG di Rembang Catat Transaksi Rp6,9 Miliar
6 jam yang lalu
Infografis
Ini Penjelasan Warna...
Ini Penjelasan Warna Singa Putih Ternyata Bukan Albino
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved