PLTS di Karimunjawa kebutuhan mendesak

Jum'at, 22 Juni 2012 - 10:54 WIB
PLTS di Karimunjawa...
PLTS di Karimunjawa kebutuhan mendesak
A A A
Sindonews.com – Sejumlah kalangan mendesak agar keberadaan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Kepulauan Karimunjawa segera direalisasikan. Terlebih, tahun depan Karimunjawa diprediksi akan ”kebanjiran” wisatawan domestik maupun mancanegara seiring gawe Visit Jateng 2013.

Anggota DPRD Jateng Rif’an mengatakan, dipilihnya Kepulauan Karimunjawa sebagai salah satu destinasi wisata terkait program Visit Jateng 2013 mestinya dibarengi dengan berbagai kesiapan sarana maupun prasarana. Berbagai hal yang harus disiapkan mulai armada transportasi, infrastruktur jalan hingga ketersediaan jaringan listrik yang mampu menerangi Karimunjawa selama 24 jam.

Menurut politisi asal Jepara ini, keberadaan PLTS menjadi salah satu solusi realistis agar listrik di Karimunjawa dapat menyala 24 jam seperti daerah lain di Provinsi Jateng. Sebab harga tiap unit peranti ini tergolong murah, yakni sekitar Rp20–30 juta. ”Kalau rencana listrik bawah laut dari Jepara ke Karimunjawa sepertinya susah karena cost terlalu mahal. Ini yang paling realistis,” ujar alumni Inisnu Jepara ini kemarin.

Jika Karimunjawa masih bergantung pada pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) seperti sekarang ini, imbasnya beragam. Mulai dari tidak maksimalnya roda perekonomian warga sekitar seiring geliat pariwisata ini hingga kurang optimalnya kenyamanan yang diperoleh para wisatawan. ”Masak kawasan wisata unggulan di Jateng listrik tidak bisa menyala 24 jam. Persoalan ini mestinya segera dicarikan solusi,” kata Ketua Fraksi Golkar DPRD Jateng ini.

Mestinya saat ini Pemkab Jepara dan Pemprov Jateng sudah mulai memikirkan dan membuat tahapan terkait solusi persoalan listrik di Karimunjawa. Semisal,tidak menggunakan PLTS maka mestinya kedua institusi tersebut harus memunculkan gagasan dan langkah nyata agar warga dan wisatawan Karimunjawa bisa menikmati listrik seperti warga lainnya. ”Fraksi Golkar akan mendorong agar Pemprov Jateng segera menyelesaikan persoalan ini,”ucapnya.

Camat Karimunjawa Nuryanto mendukung agar rencana pendirian PLTS di wilayahnya segera direalisasikan. Menurutnya, PLTS sangat realistis dibangun dibanding rencana mengalirkan listrik bawah laut dari Jepara ke Karimunjawa.

Semisal,PLTS tidak jadi direalisasikan, dia berharap Pemkab Jepara dan Pemprov Jateng menambah jumlah PLTD yang sekarang ada di kepulauan sekitar Laut Jawa ini. Selain jumlahnya ditambah, PLTD baru tersebut kapasitasnya juga harus lebih besar sehingga bisa menerangi selama 24 jam kawasan yang dihuni oleh 10.200 jiwa penduduk ini.

”Tapi semisal jumlahnya ditambah maka nanti pasokan BBM untuk mengoperasikan PLTD tersebut juga harus ditambah. Jangan sampai nanti BBM jatah warga terpaksa dikurangi agar PLTD baru ini bisa beroperasi,” tandasnya.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
GAPKI: Pengawasan Ekspor...
GAPKI: Pengawasan Ekspor Sawit Sudah Ketat, Kuncinya Penegakan Hukum
13 menit yang lalu
Jangan Lewatkan! Spesial...
Jangan Lewatkan! Spesial Akhir Pekan di Alfamidi, Banyak Bonus Menanti
1 jam yang lalu
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
2 jam yang lalu
Investasi Tepat Sasaran,...
Investasi Tepat Sasaran, Pertamina NRE Raup Dividen dari CREC Filipina
3 jam yang lalu
Purbaya soal Anggaran...
Purbaya soal Anggaran MBG: Saya Maunya Nol, Tapi Nggak Bisa Kan
3 jam yang lalu
BSSN, ABI dan PINTU...
BSSN, ABI dan PINTU Perkuat Sinergi Jamin Keamanan Transaksi Digital
5 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved