64 pemegang IUP belum serahkan rencana reklamasi

Senin, 25 Juni 2012 - 16:03 WIB
64 pemegang IUP belum...
64 pemegang IUP belum serahkan rencana reklamasi
A A A


Sindonews.com - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia (RI) menemukan 64 pemegang izin usaha pertambangan (IUP) belum menyampaikan rencana reklamasi atau rencana pasca tambang.

Selain itu, ada 73 pemegang IUP serta dua pemegang perjanjian karya pengusahaan pertambangan batubara (PKP2B) belum menempatkan jaminan reklamasi atau jaminan pasca tambang sesuai ketentuan yang berlaku.

Penemuan tersebut berdasarkan pemeriksaan BPK RI Tahun 2010 sampai dengan Tahun 2013 di tiga provinsi yang menjadi sampel pemeriksaan.

Anggota BPK RI, Ali Masykur Musa mengatakan, pemeriksaan dilaksanakan BPK seiring dengan terpilihnya BPK RI menjadi Ketua Working Group on Evirontmental Audit (WGEA). BPK juga akan berperan pada pemeriksaan perspektif lingkungan.

"Ada banyak perusahaan tambang yang belum memberikan reklamasi atau pasca tambang. Ini zalim ini," tukas Ali saat memberikan sambutan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (25/6/2012).

Ali menuturkan, fungsi BPK dalam hal ini sesuai dengan undang-undang No. 15 tahun 2006. BPK juga diberikan kewenangan untuk memeriksa kinerja instansi di bidang tertentu.

Saat ini, BPK RI sedang melaksanakan pemeriksaan atas pengelolaan pertambangan mineral di PT Freeport Indonesia, PT Newmont Nusa Tenggara dan PT Aneka Tambang.

"Oleh karena itu, BPK RI mengharapkan keberhasilan Kementerian ESDM memperbaiki opini Laporan Keuangan menjadi motivasi untuk meningkatkan pengelolaan lingkungan pertambangan sesuai dengan prinsip pengelolaan pertambangan yang baik," pungkasnya. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
6 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
6 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
6 jam yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
7 jam yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
7 jam yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
7 jam yang lalu
Infografis
Presiden Trump: Zelensky...
Presiden Trump: Zelensky Belum Siap untuk Perdamaian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved