Produksi serbuk Kakao, Bantaeng gandeng Unhas

Selasa, 26 Juni 2012 - 14:04 WIB
Produksi serbuk Kakao,...
Produksi serbuk Kakao, Bantaeng gandeng Unhas
A A A


Sindonews.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng akan menggandeng Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin (Unhas) terkait pengolahan Kakao.

Menurut Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah, saat ini produksi Kakao selama ini hanya dijual dalam bentuk biji, Melalui kerja sama dengan Unhas tersebut, maka ke depan Kakao akan dijual dalam bentuk bubuk dan pasta, sehinga harga lebih baik.

“Unhas telah memiliki sebuah mesin pengolah Kakao, baik dalam bentuk bubuk maupun pasta. Agar Kakao Bantaeng bernilai lebih dibandingkan penjualan dalam bentuk biji,” jelas Nurdin, Selasa (26/6/2012).

Menurut Nurdin, harga jual antara biji dengan bubuk dan pasta tentu berbeda, sehingga Pemkab juga akan menyiapkan dana untuk pengolahan tersebut. Menurutnya, hal ini merupakan peluang berharga, sehingga harus dipersiapkan sebaik mungkin.

Lebih lanjut, salah satu guru besar Unhas tersebut mengatakan, dari sisi sumber daya alam di Indonesia cukup melimpah. Baik pangan maupun energi dan ditunjang iklim. “Karena itulah, tanpa pengolahan, maka nilai tambah produk pertanian kita akan selalu dinilai rendah,” jelasnya.

Selain itu, untuk jangka panjang, kata orang nomor satu di kabupaten berjulukan Butta Toa tersebut, Bantaeng akan diberi mesin yang dapat menghasilkan benih unggul, terutama untuk padi dan jagung. Sedang untuk pengembangan Kakao, Bantaeng ingin seperti Jember yang terkenal sebagai penghasil bibit Kakao.

Sebelumnya, Dekan Fakultas Pertanian Unhas Yunus Musa mengatakan, sinergi antara Fakultas Pertanian dengan Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Bantaeng telah berlangsung sejak 2009.

Dari kerja sama tersebut sudah banyak petani yang mengetahui pengelolaan dan pengembangan Kakao yang benar. Selain peningkatan produksi, petani juga dilatih pengelolaan berwawasan lingkungan. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
1 jam yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
2 jam yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
11 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
12 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
12 jam yang lalu
Infografis
Sejumlah Pabrik di China...
Sejumlah Pabrik di China Mulai Stop Produksi Akibat Tarif AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved