Antisipasi kemarau, PDAM Sibolga buka tutup air

Sabtu, 30 Juni 2012 - 11:06 WIB
Antisipasi kemarau,...
Antisipasi kemarau, PDAM Sibolga buka tutup air
A A A
Sindonews.com – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Sibolga terpaksa akan melakukan pola buka tutup (pengaturan jadwal) suplai air pada musim kemarau ini untuk mengantisipasi kekurangan air bagi pelanggan di daerah itu.

“Buka tutup dilakukan sesuai kecamatan dengan pola sistim jam. Artinya, berapa jam untuk kecamatan Sibolga Utara, Kecamatan Sibolga Kota, begitu juga dengan Kecamatan lainnya,” kata Kepala PDAM Tirta Nauli, L Purba, kemarin.

Menurutnya, pihaknya sampai sekarang belum melaksanakan penggiliran karena kebutuhan air masih mencukupi. Hal tersebut terjadi sejak supplay air dari pipa Lubuk Sihopik yang dihubungkan dengan Reservoir di pipa PDAM di lokasi pemancar TVRI beroperasi pada Mei 2012 lalu. Sejak reservoir berkapasitas 300M3 (meter kubik) itu beroperasi, kapasitas air PDAM pun bertambah sebanyak 20 liter per detik.

“Dengan pertambahan itu, diperkirakan, kesulitan air bagi pelanggan, khususnya pelanggan PDAM yang berdomisili di Kecamatan Sibolga Utara dapat teratasi,” ujarnya.

Purba mengakui, pada musim kemarau sebelumnya, PDAM Tirta Nauli sudah harus menyediakan mobil tangki PDAM penyuplai air untuk warga di kecamatan Sibolga Utara. Namun keadaan kali ini berbeda, sumber air dari Lubuk Sihopik yang dialirkan ke reservoir di lokasi TVRI Sibolga telah mampu memenuhi kebutuhan warga.

“Walau demikian, PDAM Tirta Nauli kedepan sedang berupaya untuk menambah reservoir pengolah, supaya dapat mengaliri air di dua kecamatan lain yaitu Sibolga Utara dan Sibolga Kota. Artinya bila reservoir di dua kecamatan tersebut sudah ada, air sudah tidak perlu lagi di suplai oleh mesin utama pengolahan air di Sarudik, Kecamatan Sarudik, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng). Soalnya, kemampuan air Sarudik sebanyak 270K/detik pun berkurang drastis jika musim kemarau,” tukas L. Purba.

Salah seorang warga Simare–mare, Kecamatan Sibolga Utara, M. Silalahi,37, sebelumnya menyampaikan apresiasi atas kelancaran air PDAM yang terjadi kali ini di tengah–tengah berlangsungnya musim kemarau.

“Air cukup lancar mengalir dan tidak seperti pada tahun – tahun sebelumnya ketika kemarau melanda,” katanya.

Namun dia tidak memungkiri, PDAM sekarang ini sudah memberlakukan waktu hidup dan mati air pada waktu–waktu tertentu. Namun, pada prinsipnya, hal itu terjadwal dengan baik sehingga kebutuhan air tetap terpenuhi.
(and)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Atasi Kebocoran Pipa,...
Atasi Kebocoran Pipa, Perumda Tirtawening Gandeng Perusahaan Asal Korea
Bekasi Perluas Jaringan...
Bekasi Perluas Jaringan Perpipaan demi Tingkatkan Jumlah Pelanggan
Warga Tarakan Kini Bisa...
Warga Tarakan Kini Bisa Bayar Tagihan Air Minum Pakai e-Channel
Waduh Gawat! Suplay...
Waduh Gawat! Suplay Air PDAM Tirtanadi 2 Hari Terhenti, Warga Mengeluh
PAM JAYA Tutup Pit Galian...
PAM JAYA Tutup Pit Galian Jatiwaringin-Hek Kramat Jati, Arus Lalu lintas Berangsur Normal
Separuh PDAM Berstatus...
Separuh PDAM Berstatus Sakit, Wapres Akui Pembiayaan Infrastruktur Air Minum Layak Belum Mencukupi
Berita Terkini
Pupuk Kaltim Dukung...
Pupuk Kaltim Dukung Pengembangan SDM melalui Olahraga
17 menit yang lalu
Pimpin BGN, Sudaryono...
Pimpin BGN, Sudaryono Lepas Jabatan Wakil Menteri Pertanian
24 menit yang lalu
Gejolak Global Meningkat,...
Gejolak Global Meningkat, Gubernur BI Prediksi Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,9-5,7%
47 menit yang lalu
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Catat 10 Tahun Beruntun dengan Jumlah MDRT Terbanyak di RI
1 jam yang lalu
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
1 jam yang lalu
Contek Dubai, Airlangga...
Contek Dubai, Airlangga Sebut Pusat Financial Berada di Zona Ekonomi Khusus
1 jam yang lalu
Infografis
3 Negara Paling Sengsara...
3 Negara Paling Sengsara Jika Iran Tutup Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved