Impor Pesawat terbang & HP picu defisit perdagangan

Selasa, 03 Juli 2012 - 15:37 WIB
Impor Pesawat terbang...
Impor Pesawat terbang & HP picu defisit perdagangan
A A A
Sindonews.com - Kementerian Perdagangan cukup mewaspadai gejolak impor yang terjadi pada dua bulan terakhir. Peningkatan impor yang cukup signifikan tersebut, menyebabkan defisit pada neraca perdagangan untuk bulan April dan Mei 2012. Sesuai dengan data Badan Pusat Statistik, defisit perdagangan bulan Mei mencapai USD485,9 juta.

Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi mengatakan impor dengan pertumbuhan yang sangat besar adalah pada komponen pesawat terbang. Tercatat Mei 2012, impor pesawat terbang naik 182,6 persen dibandingkan Mei 2011 atau secara year on year (yoy). Menurutnya, satu pembelian pesawat terbang, secara nilai sebenarnya sangat besar dan dapat menekan neraca perdagangan.

"Pesawat terbang, beli satu saja itu langsung ketekan neracanya, karena nilainya besar. Tadi saya sudah coba hubungin Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Emirsyah satar, tapi tidak bisa datang," ujar Bayu dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta, Selasa (3/7/2012).

Kedua, Bayu melanjutkan kontribusi dari impor mendorong defisit perdagangan adalah telepon seluler. Pada catatannya secara yoy ada kenaikan 66,6 persen. Dia mengatakan, kedepan Kementerian Perdagangan akan terus mencoba melakukan negosiasi dengan beberapa pabrik telepon seluler. "ini yang harus dicermati, solusinya kita dorong bikin pabrik disini," ucapnya.

Selain itu, Bayu menuturkan bahwa loader juga mencatat kenaikan sebesar 50,2 persen dan sirkuit elektronik yang naik 54,9 persen. "Kalau secara keseluruhan, produk seperti ini memang juga diiringi dengan permintaan yang juga sangat meningkat," pungkasnya.
(and)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
CORE: Perdagangan Surplus,...
CORE: Perdagangan Surplus, Tapi Gara-gara Impornya Terkontraksi
Program SSMQC Resmi...
Program SSMQC Resmi Dilaunching untuk Efisiensi Waktu dan Biaya Ekspor Impor
Nilai Ekspor Impor Sulsel...
Nilai Ekspor Impor Sulsel Alami Penurunan
Aktivitas Ekspor-Impor...
Aktivitas Ekspor-Impor Sulsel Meningkat Pada Februari 2022
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Pengaruhi Ekspor Impor Dalam Negeri
Istilah-istilah dalam...
Istilah-istilah dalam Ekspor-Impor yang Wajib Diketahui Para Pebisnis
Berita Terkini
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
8 jam yang lalu
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
9 jam yang lalu
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
10 jam yang lalu
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
10 jam yang lalu
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
11 jam yang lalu
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
13 jam yang lalu
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved