Jepang selidiki dugaan dumping kertas fotokopi Indonesia

Rabu, 04 Juli 2012 - 09:17 WIB
Jepang selidiki dugaan...
Jepang selidiki dugaan dumping kertas fotokopi Indonesia
A A A
Sindonews.com – Pemerintah Jepang akan menyelidiki dugaan praktik dumping terhadap kertas fotokopi produksi perusahaan Indonesia yang tersebar di negara itu. Penyelidikan dilakukan setelah delapan perusahaan kertas Jepang mengajukan keluhan khusus terhadap Indonesia lewat pihak Kementerian Ekonomi Perdagangan dan Perindustrian (METI) Jepang, 10 Mei lalu.

“Selama dua bulan kami mempertimbangkan untuk memproses tidaknya keluhan delapan perusahaan kertas Jepang itu.Setelah ditemukan bukti yang kuat dari mereka, kami putuskan untuk memproses keluhan tersebut sesuai prosedur Badan Perdagangan Dunia (WTO) Artikel 8 GATT (General Agreement on Tariffs and Trade 1994) mengenai kesepakatan anti-dumping,” papar Direktur Penyelidikan Perdagangan Biro Kerja Sama Ekonomi METI Keiichi Iwase kepada SINDO di kantornya, kemarin.

Iwase menyebutkan, delapan perusahaan Jepang itu adalah Nippon Paper Industries Co Ltd, Nippon Daishowa Paperboard Co Ltd,Oji Paper Co Ltd, Oji Speciality Paper Co Ltd, Daio Paper Corporation, Hokuetsu Kishu Paper Co Ltd,Mitsubishi Paper Mills Limited, dan Marusumi Paper Co Ltd. Impor kertas dari Indonesia ke Jepang pada 2008 mencapai 291.737 ton, pada 2011 sebesar 397.510 ton atau naik 36,3%.

Sedangkan penjualan di pasaran domestik Jepang kenaikan mencapai 39,3 persen.Akibat impor kertas dari Indonesia meningkat besar, permintaan domestik kertas Jepang turun 2,2 persen. Dari seluruh impor kertas di Jepang, pangsa kertas Indonesia cukup besar mencapai 79,1 persen. Di peringkat kedua, China sebesar 17,1 persen, kemudian Thailand 1,6 persen,dan Taiwan 1,4 persen. Iwase mengakui hanya kepada Indonesia permintaan penyelidikan itu dilakukan.

Kendati demikian, dia mengungkapkan bahwa hal ini tidak perlu ditakutkan bila memang Indonesia tidak melakukan dumping. Sebelas perusahaan kertas Indonesia yang akan dikirimi pertanyaan oleh Pemerintah Jepang adalah PT India Kiat Pulp and Paper Tbk, PT Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk, PT Kertas Leces (persero), PT Lontar Papyrus Pulp and Paper Industry,PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk, PT Parisindo Pratama, PT Pindo Deli Pulp and Paper Mills, PT Riau Andalan Kertas, PT Riau Andalan Pulp and Paper,PT Suparma tbk,dan PT Surabaya Agung Industri Pulp and Kertas Tbk.

Kemarin adalah hari ketiga penyelidikan. Jika terbukti melanggar,tentu jumlah impor kertas Indonesia kelak akan sangat berkurang dan ini kesempatan masuk impor kertas dari negara lain bertambah, misalnya dari China. Jika demikian, mungkinkah China berada di balik kasus ini?
(and)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kabar Baik, Baja Nirkarat...
Kabar Baik, Baja Nirkarat Indonesia Bebas dari Anti-Dumping Turki
Brasil Stop Penyelidikan...
Brasil Stop Penyelidikan Anti-dumping Ekspor Baja CRSS Indonesia
Malaysia Setop Investigasi...
Malaysia Setop Investigasi Anti-Dumping, Ekspor PET Siap Digenjot Lagi
Baja Murah China Banjiri...
Baja Murah China Banjiri Pasar Global, Banyak Negara Mengecam
China Jadi Target Utama...
China Jadi Target Utama Anti-Dumping Sesama Anggota BRICS
API Dukung Tolak Usulan...
API Dukung Tolak Usulan Bea Masuk Anti-dumping Benang Filamen Sintetik Tertentu
Berita Terkini
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
6 jam yang lalu
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
6 jam yang lalu
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
7 jam yang lalu
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
7 jam yang lalu
Dirut PTPN I Beberkan...
Dirut PTPN I Beberkan Lima Pilar Industri Perkebunan
8 jam yang lalu
rToken Bitget Catat...
rToken Bitget Catat AUM USD114 Juta, rSPCX Pimpin Minat Investor
8 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved