Semester I/2012, pengadaan beras 2,361 juta ton

Rabu, 04 Juli 2012 - 13:30 WIB
Semester I/2012, pengadaan...
Semester I/2012, pengadaan beras 2,361 juta ton
A A A
Sindonews.com - Perusahaan Umum (Perum) Bulog mencatat penyerapan pengadaan setara beras sebesar 2,361 juta ton (per 4 juli 2012). Angka tersebut diketahui meningkat hingga 83 persen dibanding realisasi pada semester I tahun 2011.

Direktur Utama Perum Bulog, Sutarto Alimoeso menilai, kinerja di awal ini cukup memuaskan. Secara angka, pengadaan gabah/beras dalam periode ini juga jauh lebih baik dibandingkan dengan pengadaan dari tahun 2008 hingga 2011.

"Pengadaan beras semester I tahun 2012, sudah jauh lebih tinggi dari pengadaan 1 tahun di tahun 2007, 2010 dan 2011. Kalau 2010 itu pengadaan sebesar 1,896 juta ton dan 2011 itu 1,730 juta ton. Itu setahun ya," ujar Sutarto dalam konferensi pers di Gedung Bulog, Jakarta, Rabu (4/7/2012).

Akan tetapi, dirinya mengakui dibandingkan dengan tahun 2009 di periode yang sama, angka yang diperoleh saat ini masih di bawah.

Secara umum, papar Sutarto, faktor utama pengadaan tahun ini lebih besar karena produksi padi yang lebih baik. Pada laporannya, Jawa Timur berkontribusi sebesar 31,27 persen, Jawa Tengah 23,79 persen, dan Jawa Barat 15,19 persen.

Selain itu, Sulawesi Selatan 10,10 persen, NTB 4,60 persen, Lampung 2,70 persen, DKI Jakarta-Banten 2,50 persen, Sumatera Selatan 2,40 persen, Aceh 2 persen dan DI Yogyakarta 1,50 persen. "Sedangkan untuk provinsi lainnya hanya memberikan konstribusi sebesar 3,95 persen," ucapnya.

Sutarto menegaskan, strategi yang dilakukan Perum Bulog berjalan baik. Seperti jaringan semut, dorong tarik serta pemberian insentif kepada mitra, khususnya penggilingan kecil.

"Strategi ini cukup berhasil, pemberian insentif memberikan kenaikan kontribusi peningkatan yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya," pungkasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pecah Rekor, Impor Beras...
Pecah Rekor, Impor Beras 2024 Butuh Anggaran Lebih Rp30 Triliun
Peningkatan Produksi...
Peningkatan Produksi Beras Disebut Hanya 0,55% dalam 22 Tahun, Gak Bahaya Ta?
Harga Beras Naik Gila-gilaan,...
Harga Beras Naik Gila-gilaan, Produksi RI Minus 2,8 Juta Ton
Anomali Harga Beras...
Anomali Harga Beras Bikin Boncos Rp99 T, Pemerintah Ultimatum Pelaku Usaha 2 Minggu
Beras Premium Langka...
Beras Premium Langka dan Mahal, Begini Penjelasan BI Jakarta
Awas, Harga Beras Dapat...
Awas, Harga Beras Dapat Mencapai 30 Ribu per Kilo, Ini Penyebabnya
Berita Terkini
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
8 jam yang lalu
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
9 jam yang lalu
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
10 jam yang lalu
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
10 jam yang lalu
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
11 jam yang lalu
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
13 jam yang lalu
Infografis
3 Produsen Oplos 5 Merek...
3 Produsen Oplos 5 Merek Beras Premium, Ini Nama-namanya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved