Harga Beras Naik Gila-gilaan, Produksi RI Minus 2,8 Juta Ton
Senin, 12 Februari 2024 - 14:32 WIB
loading...
Produksi beras di Indonesia pada bulan Januari hingga Februari 2024, mengalami penurunan yang membuat harga beras di pasar meroket. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Produksi beras di Indonesia pada bulan Januari hingga Februari 2024, mengalami penurunan yang membuat harga beras di pasar meroket. Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi menjelaskan, kondisi tersebut diakibatkan oleh adanya fenomena El Nino yang mempengaruhi iklim tanam dan panen para petani di Indonesia.
"Jadi memang saat ini meskipun produksi dan konsumsi beras di Januari dan Februari 2024 minus 2,8 juta ton sebagai dampak dari penurunan produksi akibat El Nino, namun kita memerlukan beras yang cukup agar neracanya dapat terjaga secara positif," ujar Arief dalam keterangan resminya.
Baca Juga: Harga Beras Melonjak 15% Lebih dalam Setahun, Terparah di Jawa-Bali
Menurutnya, kebijakan importasi beras ini menjadi salah satu upaya untuk menjaga ketersediaan beras di pasar terlebih dahulu, meskipun keterbatasan stok ini pada ujungnya berdampak pada kenaikan harga.
"Walaupun sangat pahit, importasi saat ini harus dijalankan. Mungkin kebijakan ini tidak populer saya sampaikan, tetapi harus dikerjakan untuk pemenuhan kebutuhan saat ini," ungkapnya.
"Jadi memang saat ini meskipun produksi dan konsumsi beras di Januari dan Februari 2024 minus 2,8 juta ton sebagai dampak dari penurunan produksi akibat El Nino, namun kita memerlukan beras yang cukup agar neracanya dapat terjaga secara positif," ujar Arief dalam keterangan resminya.
Baca Juga: Harga Beras Melonjak 15% Lebih dalam Setahun, Terparah di Jawa-Bali
Menurutnya, kebijakan importasi beras ini menjadi salah satu upaya untuk menjaga ketersediaan beras di pasar terlebih dahulu, meskipun keterbatasan stok ini pada ujungnya berdampak pada kenaikan harga.
"Walaupun sangat pahit, importasi saat ini harus dijalankan. Mungkin kebijakan ini tidak populer saya sampaikan, tetapi harus dikerjakan untuk pemenuhan kebutuhan saat ini," ungkapnya.
Lihat Juga :