PT KAI didesak tingkatkan pengangkutan CPO

Kamis, 05 Juli 2012 - 12:05 WIB
PT KAI didesak tingkatkan...
PT KAI didesak tingkatkan pengangkutan CPO
A A A
Sndonews.com - Maraknya aksi pencurian dan perampokan truk tangki pengangkut Crude Palm Oil (CPO) di Sumatera Utara (Sumut), membuat PT Kereta Api Indonesia (Persero) diminta untuk meningkatkan kuantitas pengangkutan CPO di wilayah tersebut. Hal ini dimaksudkan agar pengusaha dapat leluasa mengangkut hasil perkebunan dan industri sawit.

"Kita akan semakin memerlukan kereta api untuk sarana pengangkutan CPO. Di samping lebih cepat, moda transportasi kereta api dinilai lebih aman. Apalagi belakangan ini marak sekali aksi pencurian dan perampokan komoditas CPO ini di jalan raya. Belum lagi aksi ngetem mobil tangki akibat ancaman oknum preman, yang belum terselesaikan oleh kepolisian. Makanya dalam rangka mendukung pertumbuhan perekonomian daerah, PT KAI harusnya bisa meningkatkan pelayanannya," tukas Ketua Apindo Sumut Parlindungan Purba Kamis (5/7/2012).

Hingga saat ini pengusaha terpaksa menggunakan mobil tangki untuk membawa minyak wasit mentah, baik dari perkebunan ke pabrik maupun ke pelabuhan angkut di Belawan, dikarenakan terbatasnya layanan angkutan CPO yang disediakan PT KAI.

"Produksi CPO Sumut kan terus meningkat, sehingga harusnya diikuti dengan ketersediaan infrastruktur. Pengusaha sangat membutuhkan kesiapan manajemen PT KAI menangkap peluang bisnis ini," ungkapnya.

Menanggapi desakan tersebut, Humas PT KAI Divisi Regional I Sumut Aceh, Hasri, mengakui keterbatasan angkutan CPO di PT KAI, akibat keterbatasan gerbong dan sarana lain yang harus dimiliki untuk pelayanan angkutan CPO tersebut. Dengan keterbatasan itu PT KAI hanya mampu mengangkut sekitar 60 ribu ton CPO perbulan untuk wilayah Sumatera Utara.

"Iya memang kemampuan kita terbatas. Memang banyak pengusaha sawit yang sudah mengajukan permintaan kerjasama pengakutan CPO. Kita sadar ini baik secara bisnis. Kita pun sebenarnya ingin meningkatkan daya angkut CPO. Tetapi terkendala anggaran. Saat ini kita sedang menjajaki kerjasama dengan investor yang berminat. Karena sebagai BUMN, PT KAI juga dibebankan keuntungan. Kalau investasi ditanam, tetapi tidak ada kepastian atau penggunanya, bukannya untung yang kita dapat, malah buntung kan," pungkasnya.
(and)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
87 Kontainer CPO Ilegal...
87 Kontainer CPO Ilegal Senilai Rp28,7 Miliar Digagalkan di Tanjung Priok
Pemerintah Resmi Berlakukan...
Pemerintah Resmi Berlakukan Aturan Larangan Ekspor CPO
Kesulitan Jual CPO, ...
Kesulitan Jual CPO,  Pabrik Kelapa Sawit Tutup Operasi
Harga CPO Sudah Naik...
Harga CPO Sudah Naik 29% Sepanjang Tahun, Ini Proyeksi di 2022
Hari Ini Melandai, Harga...
Hari Ini Melandai, Harga Minyak Sawit Diramal Masih Bakal Nanjak
Sempat Cetak Rekor,...
Sempat Cetak Rekor, Harga CPO Anjlok 8 Persen di Sesi Jumat Siang
Berita Terkini
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
3 jam yang lalu
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
4 jam yang lalu
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
4 jam yang lalu
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
4 jam yang lalu
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
5 jam yang lalu
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
5 jam yang lalu
Infografis
15 Jurusan UI yang Sepi...
15 Jurusan UI yang Sepi Peminat, Referensi Tingkatkan Peluang Lolos SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved