Kesulitan Jual CPO, Pabrik Kelapa Sawit Tutup Operasi
Kamis, 07 Juli 2022 - 14:49 WIB
loading...
Tangki penyimpanan CPO sentra perkebunan sawit hampir penuh. Akibatnya, pabrik kelapa sawit (PKS) mulai membatasi pembelian TBS milik petani mandiri (non mitra)
A
A
A
JAKARTA - Tangki penyimpanan minyak sawit mentah ( crude palm oil/CPO ) sentra perkebunan sawit hampir penuh. Akibatnya, pabrik kelapa sawit (PKS) mulai membatasi pembelian tandan buah segar (TBS) milik petani mandiri (non mitra).
Kepala Dinas Perkebunan (Kadisbun) Provinsi Jambi Agus Rizal mengatakan PKS semakin sulit menerima TBS petani. Kalaupun diterima, harga TBS petani sangat rendah. Apalagi kondisi tanki penyimpanan CPO sudah penuh.
“Jadi kondisi saat ini yang kondisinya paling hancur itu selain TBS milik petani juga pabrik-pabrik kelapa sawit,” kata Agus Rizal ketika dihubungi, Kamis (7/7/2022).
(Baca juga:Presiden Jokowi Diminta Buka Kran Ekspor CPO)
Menurut Agus Rizal, penuhnya tangki penyimpanan ini karena PKS sulit menjual CPO-nya. Kalau pun ada yang membeli, harganya sangat rendah. Kondisi ekspor yang belum normal juga memberikan pengaruh terhadap rendahnya harga TBS.
Kepala Dinas Perkebunan (Kadisbun) Provinsi Jambi Agus Rizal mengatakan PKS semakin sulit menerima TBS petani. Kalaupun diterima, harga TBS petani sangat rendah. Apalagi kondisi tanki penyimpanan CPO sudah penuh.
“Jadi kondisi saat ini yang kondisinya paling hancur itu selain TBS milik petani juga pabrik-pabrik kelapa sawit,” kata Agus Rizal ketika dihubungi, Kamis (7/7/2022).
(Baca juga:Presiden Jokowi Diminta Buka Kran Ekspor CPO)
Menurut Agus Rizal, penuhnya tangki penyimpanan ini karena PKS sulit menjual CPO-nya. Kalau pun ada yang membeli, harganya sangat rendah. Kondisi ekspor yang belum normal juga memberikan pengaruh terhadap rendahnya harga TBS.
Lihat Juga :