IHSG terperosok 12 poin di sesi I
Jum'at, 06 Juli 2012 - 12:07 WIB
IHSG terperosok 12 poin di sesi I
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kian terperosok ke zona merah di hingga penutupan sesi perdagangan siang ini. Tekanan bursa regional masih menjadi penyebab utama pelemahan indeks hingga siang ini.
IHSG, Jumat (6/7/2012), sesi I ditutup melemah 12,21 poin ke 4.057,62. Indeks LQ45 turun 2,09 poin ke 695,48 dan Jakarta Islamic Index (JII) pun melorot 3,11 poin ke 564,29.
Sebanyak 144 saham melemah, 93 saham menguat dan 84 saham stagnan. Volume perdagangan tercatat 1,006 miliar lembar saham dengan nilai transaksi Rp1,383 triliun. Ditengah keterpurukan indeks, investor asing justru masih percaya diri melakukan aksi beli dengan angka net selling sebesar Rp136,756 miliar.
Sektor penopang indeks masih dikuasai pelemahan yang dipimpin oleh sektor perkebunan yang melemah 16,09 poin. Namun sektor keuangan berhasil menguat sendirian dengan 0,28 poin.
Bursa regional kompak waspada di jalur merah, indeks Nikkei 225 anjlok 58,3 poin ke 9.021,5, indeks Hang Seng melorot 79,72 poin dan indeks Strait Times turun 11,44 poin ke 2.960,42.
Berikut saham-saham yang bergerak melemah (top lossers) diantaranya PT Indo Kordsa Tbk (BRAM) turun Rp300 ke Rp2.000, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) turun Rp250 ke Rp22.550, dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) turun Rp250 ke Rp8.150.
Sementara itu, saham-saham yang bergerak menguat (top gainers) diantaranya PT Taisho Pharmaceutical Indonesia Tbk (SQBI) naik Rp1.250, PT Indosiar Karya Media Tbk (IDKM) naik Rp200 ke Rp5.950, dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik Rp150 ke Rp38.000.
IHSG, Jumat (6/7/2012), sesi I ditutup melemah 12,21 poin ke 4.057,62. Indeks LQ45 turun 2,09 poin ke 695,48 dan Jakarta Islamic Index (JII) pun melorot 3,11 poin ke 564,29.
Sebanyak 144 saham melemah, 93 saham menguat dan 84 saham stagnan. Volume perdagangan tercatat 1,006 miliar lembar saham dengan nilai transaksi Rp1,383 triliun. Ditengah keterpurukan indeks, investor asing justru masih percaya diri melakukan aksi beli dengan angka net selling sebesar Rp136,756 miliar.
Sektor penopang indeks masih dikuasai pelemahan yang dipimpin oleh sektor perkebunan yang melemah 16,09 poin. Namun sektor keuangan berhasil menguat sendirian dengan 0,28 poin.
Bursa regional kompak waspada di jalur merah, indeks Nikkei 225 anjlok 58,3 poin ke 9.021,5, indeks Hang Seng melorot 79,72 poin dan indeks Strait Times turun 11,44 poin ke 2.960,42.
Berikut saham-saham yang bergerak melemah (top lossers) diantaranya PT Indo Kordsa Tbk (BRAM) turun Rp300 ke Rp2.000, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) turun Rp250 ke Rp22.550, dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) turun Rp250 ke Rp8.150.
Sementara itu, saham-saham yang bergerak menguat (top gainers) diantaranya PT Taisho Pharmaceutical Indonesia Tbk (SQBI) naik Rp1.250, PT Indosiar Karya Media Tbk (IDKM) naik Rp200 ke Rp5.950, dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik Rp150 ke Rp38.000.
(and)
Lihat Juga :