Aturan distribusi BBM tidak transparan

Minggu, 08 Juli 2012 - 16:00 WIB
Aturan distribusi BBM...
Aturan distribusi BBM tidak transparan
A A A
Sindonews.com - Anggota Komisi VII DPR RI Dewi Aryani menilai Peraturan Menteri (Permen) Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) No 16 Tahun 2011 tentang penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) tidak transparan.

Menurutnya, aturan terhadap kegiatan penyaluran BBM non-subsidi harus berdasarkan demand location dan power of supply sehingga peraturan yang dibuat itu sifatnya solutif. Selama ini aturan tersebut cenderung dibiarkan dan timpang, tidak sesuai dengan porsi kebutuhan.

“Kewajiban pemerintah mengatur distribusi sekaligus pengawasannya harus terbuka kepada rakyat,” kata dia, kepada SINDO, di Jakarta, Minggu (8/7/2012).

Sementara, Direktur Pusat kebijakan Publik Sofyano zakaria meminta kepada pemerintah, terkait hal ini Kementerian ESDM, agar aturan penyaluran BBM subsidi dengan non-subsidi tidak dicampuradukkan karena traksaksi perdagangan BBM non-subsidi mengacu pada harga internasional serta mekanisme pasar.

“Aturan ini secepatnya harus segera dibenahi,” tuturnya kepada SINDO, di Jakarta, Minggu (8/7/2012).

Sofyano menegaskan, seharusnya kegiatan distribusi BBM tersebut ditujukan untuk kegiatan penyaluran BBM tertentu (BBM bersubsidi) karena dasar pertimbangan hukumnya dominan menggunakan ketentuan yang terkait kegiatan penyaluran bbm bersubsidi. “Jika acuan tersebut tetap digunakan maka dalam perdagangan BBM non-subsidi bisa menimbulkan masalah dalam implementasi pengawasan dilapangan,” jelasnya.

Menurut Sofyano, ketika ada penyalur yang menjual BBM non-subsidi dengan memberikan discount tinggi kepada pembeli, akan menjadi pertanyaan kepada aparat penegak hukum. Sehingga menimbulkan masalah bagi para penyalur BBM non-subsidi. “Padahal dalam bisnis barang atau produk non-subsidi hal tersebut sah-sah saja dan umum terjadi,” ungkapnya.

Dirinya menyarankan agar pemerintah seharusnya membuat kebijakan yang mampu memberikan solusi terbaik serta mampu melahirkan peningkatan penjualan BBM non-subsidi. “Bukannya malah menghambat dan tak kunjung merevisi aturan tersebut,” tutupnya. (mai)
(and)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pasokan BBM Pertamina...
Pasokan BBM Pertamina Aman Hingga Lebaran
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Sinergi Pemulihan Aceh, Pastikan Pasokan BBM Tetap Andal
BPH Migas Jamin Pasokan...
BPH Migas Jamin Pasokan BBM Jangkau Wilayah Terdampak Bencana Aceh
Tinjau Kabupaten Pidie...
Tinjau Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya, BPH Migas: Pasokan BBM Terjaga
Pertamina dan Pemerintah...
Pertamina dan Pemerintah Aceh Percepat Upaya Pemulihan Penyaluran BBM dan LPG di Aceh
Kawal Kelancaran Nataru,...
Kawal Kelancaran Nataru, Pertamina Patra Niaga JBB Siagakan Layanan Motoris hingga Mobile Storage
Berita Terkini
Enam Minggu Beroperasi,...
Enam Minggu Beroperasi, DSI Himpun Devisa USD10,5 Miliar
11 menit yang lalu
Pengetatan Standar Migrasi...
Pengetatan Standar Migrasi BPA Galon Polikarbonat Dipertanyakan, Pakar: Perlu Ada Studi
34 menit yang lalu
Prabowo Pamer Bank Emas...
Prabowo Pamer Bank Emas Indonesia Kelola 153 Ton Emas dalam Setahun
45 menit yang lalu
Astra Gelar RUPSLB,...
Astra Gelar RUPSLB, Kantongi Restu Buyback Rp8 Triliun dan Program Saham Manajemen
1 jam yang lalu
Delapan Fraksi Setujui...
Delapan Fraksi Setujui RUU PFII, Indonesia Didorong Jadi Pusat Keuangan Global
1 jam yang lalu
Pangkas 250 BUMN, Prabowo...
Pangkas 250 BUMN, Prabowo Sebut Negara Hemat Rp50 Triliun
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved