Puncak Panen Raya, Mentan Minta Bulog Serap Jagung Petani
Kamis, 02 Mei 2024 - 17:26 WIB
loading...
Kementan meminta Bulog menyerap hasil panen jagung para petani memasuki puncak panen raya. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkapkan pada Mei-April menjadi puncak panen raya jagung di sejumlah daerah. Dia mengingatkan akan adanya potensi harga anjlok yang bisa merugikan petani.
Menteri Amran mewanti-wanti adanya potensi harga akan turun, bahkan anjlok di bawah harga acuan pembelian (HAP) jagung yang telah ditetapkan. Ia pun meminta semua pihak untuk bisa mengantisipasi kemungkinan harga anjlok.
"Kami minta panen raya ini jangan disia-siakan. Petani kita sudah bekerja keras. Kami persilahkan para produsen pakan ternak untuk segera menyerap," kata Menteri Amran dalam siaran pers, Kamis (2/4/2024).
"Kami meminta Bulog untuk menyerap jagung petani agar harga terjamin, jangan sampai harga anjlok karena kesejahteraan petani taruhannya," lanjutnya.
Baca Juga: Petani Jagung Tewas Tersambar Petir saat Hujan Deras di Agam, Jasad Ditemukan Gosong
Dia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan harga pangan untuk menjaga kestabilan baik di ditingkat petani, pedagang maupun peternak.
Presiden Jokowi menegaskan harga ditingkat petani seringkali tidak stabil dan cenderung menurun saat memasuki masa panen raya, ia pun meminta agar semua pihak mengambil langkah kolaboratif yang strategis, agar terbentuk harga yang seimbang.
Menteri Amran mewanti-wanti adanya potensi harga akan turun, bahkan anjlok di bawah harga acuan pembelian (HAP) jagung yang telah ditetapkan. Ia pun meminta semua pihak untuk bisa mengantisipasi kemungkinan harga anjlok.
"Kami minta panen raya ini jangan disia-siakan. Petani kita sudah bekerja keras. Kami persilahkan para produsen pakan ternak untuk segera menyerap," kata Menteri Amran dalam siaran pers, Kamis (2/4/2024).
"Kami meminta Bulog untuk menyerap jagung petani agar harga terjamin, jangan sampai harga anjlok karena kesejahteraan petani taruhannya," lanjutnya.
Baca Juga: Petani Jagung Tewas Tersambar Petir saat Hujan Deras di Agam, Jasad Ditemukan Gosong
Dia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan harga pangan untuk menjaga kestabilan baik di ditingkat petani, pedagang maupun peternak.
Presiden Jokowi menegaskan harga ditingkat petani seringkali tidak stabil dan cenderung menurun saat memasuki masa panen raya, ia pun meminta agar semua pihak mengambil langkah kolaboratif yang strategis, agar terbentuk harga yang seimbang.
Lihat Juga :