BRI salurkan dana PKBL Rp55 M
Senin, 09 Juli 2012 - 10:19 WIB
BRI salurkan dana PKBL Rp55 M
A
A
A
Sindonews.com - PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) telah menyalurkan dana program kemitraan dan bina lingkungan (PKBL) sebesar Rp55 miliar hingga akhir Maret 2012.
Jumlah itu disalurkan untuk realisasi bina lingkungan di bidang pembangunan sarana umum sebesar Rp3 miliar, bantuan bencana alam sebesar Rp150 juta, bidang pendidikan Rp20 miliar, bidang kesehatan Rp26 miliar, pembangunan sarana ibadah Rp28 miliar, dan bidang pelestarian lingkungan sebesar Rp3 miliar.
Corporate Secretary BRI Muhamad Ali mengatakan, salah satu program bina lingkungan yang digelar BRI adalah menggandeng para wartawan dan keluarganya untuk melestarikan alam dalam bentuk kegiatan penebaran ikan nila di salah satu dana yang berada di lingkungan kawasan Bukit Indah Purwakarta.
“Dalam kegiatan ini, terhitung sekitar 200 wartawan bersama dengan keluarga turut menebar ikan di danau tersebut,” ujar Ali usai penebaran ikan di danau kawasan Bukit Indah, Purwakarta, kemarin.
Menurut Ali,kegiatan tebar ikan kali ini bertujuan untuk membantu keseimbangan ekosistem danau yang biasanya terganggu oleh gulma air, contohnya eceng gondok. Untuk itu, ikan yang dipilih untuk ditebar adalah jenis ikan nila (Orechromis niloticus) yang mempunyai karakteristik pemakan gulma sehingga dapat mengendalikan pertumbuhan gulma yang dapat mengganggu ekosistem perairan.
Ikan nila termasuk jenis ikan yang mudah untuk dikembangbiakkan, hal ini dikarenakan ikan nila mampu beradaptasi dan memiliki toleransi terhadap lingkungan yang ekstrem.
“Jumlah ikan nila yang ditebar yang sebahagian besar dalam bentuk benih nila sebanyak setengah ton. Selain dapat digunakan sebagai pengendali gulma, ikan nila juga dapat dikonsumsi sehingga apabila di kemudian hari ikan nila sudah bisa berkembang dengan baik, maka dapat dimanfaatkan hasilnya oleh penduduk sekitar danau,” kata Ali.
Hingga kuartal I/2012, BRI membukukan laba bersih sebesar Rp4,22 triliun naik 29,32 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp3,26 triliun. Pertumbuhan laba ini didukung pertumbuhan pendapatan bunga bersih (NII) sebesar 1,44 persen, dari Rp8,08 triliun menjadi Rp8,2 triliun. Pendapatan berbasis biaya (fee based income) turut mendukung perolehan laba, yang naik 29,77 persen dari Rp1,21 triliun menjadi Rp1,58 triliun.
Dari sisi kredit, kredit perseroan mencapai Rp283,14 triliun pada kuartal I/2012, tumbuh 13,63 persen dari posisi periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp249,16 triliun. Pertumbuhan kredit ini ditopang pertumbuhan di segmen mikro yang mencapai 16,11 persen dari Rp79,04 triliun menjadi Rp91,78 triliun. Kredit di segmen ritel meningkat 6,61 persen menjadi Rp117,57 triliun.
Kredit BUMN juga meningkat signifikan sebesar 72,42 persen dari Rp20,96 triliun menjadi Rp36,14 triliun. Sementara kredit korporasi turun 2,67 persen menjadi Rp24,37 triliun.
Jumlah itu disalurkan untuk realisasi bina lingkungan di bidang pembangunan sarana umum sebesar Rp3 miliar, bantuan bencana alam sebesar Rp150 juta, bidang pendidikan Rp20 miliar, bidang kesehatan Rp26 miliar, pembangunan sarana ibadah Rp28 miliar, dan bidang pelestarian lingkungan sebesar Rp3 miliar.
Corporate Secretary BRI Muhamad Ali mengatakan, salah satu program bina lingkungan yang digelar BRI adalah menggandeng para wartawan dan keluarganya untuk melestarikan alam dalam bentuk kegiatan penebaran ikan nila di salah satu dana yang berada di lingkungan kawasan Bukit Indah Purwakarta.
“Dalam kegiatan ini, terhitung sekitar 200 wartawan bersama dengan keluarga turut menebar ikan di danau tersebut,” ujar Ali usai penebaran ikan di danau kawasan Bukit Indah, Purwakarta, kemarin.
Menurut Ali,kegiatan tebar ikan kali ini bertujuan untuk membantu keseimbangan ekosistem danau yang biasanya terganggu oleh gulma air, contohnya eceng gondok. Untuk itu, ikan yang dipilih untuk ditebar adalah jenis ikan nila (Orechromis niloticus) yang mempunyai karakteristik pemakan gulma sehingga dapat mengendalikan pertumbuhan gulma yang dapat mengganggu ekosistem perairan.
Ikan nila termasuk jenis ikan yang mudah untuk dikembangbiakkan, hal ini dikarenakan ikan nila mampu beradaptasi dan memiliki toleransi terhadap lingkungan yang ekstrem.
“Jumlah ikan nila yang ditebar yang sebahagian besar dalam bentuk benih nila sebanyak setengah ton. Selain dapat digunakan sebagai pengendali gulma, ikan nila juga dapat dikonsumsi sehingga apabila di kemudian hari ikan nila sudah bisa berkembang dengan baik, maka dapat dimanfaatkan hasilnya oleh penduduk sekitar danau,” kata Ali.
Hingga kuartal I/2012, BRI membukukan laba bersih sebesar Rp4,22 triliun naik 29,32 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp3,26 triliun. Pertumbuhan laba ini didukung pertumbuhan pendapatan bunga bersih (NII) sebesar 1,44 persen, dari Rp8,08 triliun menjadi Rp8,2 triliun. Pendapatan berbasis biaya (fee based income) turut mendukung perolehan laba, yang naik 29,77 persen dari Rp1,21 triliun menjadi Rp1,58 triliun.
Dari sisi kredit, kredit perseroan mencapai Rp283,14 triliun pada kuartal I/2012, tumbuh 13,63 persen dari posisi periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp249,16 triliun. Pertumbuhan kredit ini ditopang pertumbuhan di segmen mikro yang mencapai 16,11 persen dari Rp79,04 triliun menjadi Rp91,78 triliun. Kredit di segmen ritel meningkat 6,61 persen menjadi Rp117,57 triliun.
Kredit BUMN juga meningkat signifikan sebesar 72,42 persen dari Rp20,96 triliun menjadi Rp36,14 triliun. Sementara kredit korporasi turun 2,67 persen menjadi Rp24,37 triliun.
(gpr)
Lihat Juga :