BRI Berhasil Salurkan Pinjaman Dana Pemerintah Rp136,7 Triliun
Jum'at, 08 Januari 2021 - 13:59 WIB
loading...
Direktur Utama Bank BRI Sunarso memberikan sambutan pada acara UMKM Expo. (Foto: Dok. Sindonews)
A
A
A
JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk telah menuntaskan peran strategisnya dalam implementasi program pemulihan ekonomi nasional (PEN) sepanjang 2020. Peran BRI terlihat dari besarnya realisasi dana PEN yang disalurkan kepada masyarakat, terutama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan penyaluran subsidi bunga dan bantuan serta relaksasi lain yang masuk dalam program PEN telah dilakukan BRI secara optimal, transparan, dan cepat, didukung oleh kekuatan data, sistem dan people yang dimiliki perseroan.
(Baca juga:Wooouww.... Dana Nasabah Kelas Premium Bank BRI Tembus Rp132 Triliun)
BRI senantiasa berupaya membantu para debitur terdampak pandemi Covid-19 dengan cepat dan mudah agar mereka bisa memiliki daya tahan, untuk kembali mengungkit kondisi usaha di periode pemulihan.
Saat ini krisis yang terjadi adalah UMKM yang banyak terkena dampak pandemi. “Untuk nasabah UMKM, BRI tidak bisa berbalik atau mundur, berhenti saja tidak boleh. Kita harus tetap ekspansi kepada UMKM, terutama mikro,” kata Sunarso di Jakarta, Jumat (8/1/2021).
(Baca juga:Rayakan HUT ke-125, Bank BRI Gelar Pameran UMKM)
Sebab jika loan demand turun, kata Sunarso, maka harus dipicu dengan stimulus. “Karena stimulus menjadi penting, maka alokasi resources harus kita arahkan untuk menyampaikan stimulus itu supaya efektif sampai ke masyarakat sesuai dengan tujuannya,” ujar Sunarso.
Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan penyaluran subsidi bunga dan bantuan serta relaksasi lain yang masuk dalam program PEN telah dilakukan BRI secara optimal, transparan, dan cepat, didukung oleh kekuatan data, sistem dan people yang dimiliki perseroan.
(Baca juga:Wooouww.... Dana Nasabah Kelas Premium Bank BRI Tembus Rp132 Triliun)
BRI senantiasa berupaya membantu para debitur terdampak pandemi Covid-19 dengan cepat dan mudah agar mereka bisa memiliki daya tahan, untuk kembali mengungkit kondisi usaha di periode pemulihan.
Saat ini krisis yang terjadi adalah UMKM yang banyak terkena dampak pandemi. “Untuk nasabah UMKM, BRI tidak bisa berbalik atau mundur, berhenti saja tidak boleh. Kita harus tetap ekspansi kepada UMKM, terutama mikro,” kata Sunarso di Jakarta, Jumat (8/1/2021).
(Baca juga:Rayakan HUT ke-125, Bank BRI Gelar Pameran UMKM)
Sebab jika loan demand turun, kata Sunarso, maka harus dipicu dengan stimulus. “Karena stimulus menjadi penting, maka alokasi resources harus kita arahkan untuk menyampaikan stimulus itu supaya efektif sampai ke masyarakat sesuai dengan tujuannya,” ujar Sunarso.
Lihat Juga :