Proyek JSS belum masuk anggaran negara

Senin, 09 Juli 2012 - 13:36 WIB
Proyek JSS belum masuk...
Proyek JSS belum masuk anggaran negara
A A A
Sindonews.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa mengakui, dalam perjalanan proyek pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS) banyak terjadi perubahan. Akan tetapi dirinya memastikan bahwa kondisi tersebut cukup biasa terjadi dalam pengerjaan sebuah proyek sekelas JSS.

"Kalau dalam suatu proyek dan perencanaan memang banyak usulan atau perubahan-perubahan, dan ini sudah biasa. Jadi kalau ada usulan-usulan atau tambah-tambahan jangan dianggap berlebihan, karena siapapun bisa memberikan masukan," ujar Hatta seusai menghadiri ASEANLatin Business Forum 2012 di Hotel Shangrilla, Jakarta, Senin (9/7/2012).

Hatta menuturkan, jembatan penghubung Jawa-Sumatera tersebut merupakan prioritas dalam Master Plan Percepatan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). Jadi sejauh ini masukan yang diberikan itu menurutnya haruslah dimanfaatkan, dipelajari, didalami dan dijadikan input yang berarti sebagai sarana memperkuat sistem agar nanti ketika semua pihak sudah setuju untuk mulai berjalan, kedepannya tidak akan terjadi masalah tambahan.

Sejauh ini, lanjut Hatta, rencana pemerintah masih belum berubah mengenai penyelesaian feasibility studies (FS) pada tahun 2014. Walaupun begitu, Hatta mengatakan anggaran untuk pembangunan JSS ataupun biaya FS yang menurutnya akan mahal belum masuk ke dalam anggaran negara. "Untuk tahun 2013 pun anggarannya belum dimasukkan," ungkapnya.

Hatta menilai, masih banyak jalan yang dilalui agar proyek JSS ini disetujui. Menurutnya, DPR masih belum tentu akan setuju akan hal ini, ditambah lagi nantinya jika muncul kecemburuan-kecemburuan dari berbagai daerah. Intinya, dia menegaskan perbedaan bukanlah hal yang perlu untuk diributkan.

"Nanti saya undang semua pihak untuk bertemu dan menjelaskan agar semua pihak mengeluarkan pendapatnya," tegasnya.

Hatta mengatakan, rencananya tiga Menteri yaitu Menteri Perekonomian, Menteri Keuangan dan Menteri Pekerjaan Umum akan berkumpul pada Rabu tanggal 11 Juli 2012. Sembari menunggu penyelesaian proyek, Hatta berharap kepada semua pihak agar tetap tenang dan menjaga kondusifitas. "Jangan ribut-ribut nanti malah enggak jadi," pungkasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BREAKING NEWS: Gempa...
BREAKING NEWS: Gempa Bumi Guncang Selat Sunda
Kemenhub Siap Implementasikan...
Kemenhub Siap Implementasikan TSS Selat Sunda dan Selat Lombok
BMKG Ungkap Sudah 10...
BMKG Ungkap Sudah 10 Kali Tsunami Terjadi di Selat Sunda
Choke Point’ di Dunia,...
'Choke Point’ di Dunia, Tiga Ada di Indonesia
Kemenhub Sosialisasi...
Kemenhub Sosialisasi TSS Selat Sunda dan Selat Lombok Melalui SMS Broadcast
Kedubes AS Gelar Peringatan...
Kedubes AS Gelar Peringatan Pertempuran Selat Sunda
Berita Terkini
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
5 jam yang lalu
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
6 jam yang lalu
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
7 jam yang lalu
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
8 jam yang lalu
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
9 jam yang lalu
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
10 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved