Kalbe perkuat bisnis minuman kesehatan

Rabu, 11 Juli 2012 - 09:35 WIB
Kalbe perkuat bisnis...
Kalbe perkuat bisnis minuman kesehatan
A A A
Sindonews.com – PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) fokus mengembangkan bisnis minuman dan makanan kesehatan. Dari lini bisnis ini, perseroan menargetkan bisa menyumbang 25 persen total pendapatan dalam beberapa tahun ke depan.

Pada tahun ini, perseroan memperkirakan sumbangan bisnis minuman dan makanan kesehatan sekitar 20 persen dari total pendapatan. Direktur dan Sekretaris Perusahaan KLBF Vidjongtius mengatakan, strategi itu telah dikembangkan perseroan pada tahun lalu. Namun, baru diimplementasikan tahun ini. Di antaranya dengan menjajaki membuat produk minuman dan makanan kesehatan ataupun mengakuisisi.

“Kita akan terus menjajaki dan kemungkinan membuat produk sendiri,” ujar Vidjongtius saat dihubungi di Jakarta kemarin. Dia mengungkapkan, dalam rangka merealisasikan rencana itu, perseroan telah menyelesaikan akuisisi 100 persen saham PT Hale International senilai Rp93,9 miliar. Angka itu relatif lebih rendah dari perkiraan semula yang sebesar Rp100 miliar. Akuisisi tersebut, kata dia, merupakan langkah strategis bagi perseroan untuk memiliki fasilitas produksi minuman kesehatan siap saji.

MenurutVidjongtius,KLBF optimistis transaksi ini akan mempercepat langkah perseroan memasarkan produk-produk minuman kesehatan siap saji yang potensi pasarnya sangat menjanjikan. Perseroan juga telah menandatangani share transfer deed atau akta pengalihan saham dalam rangka akuisisi 100 persen saham PT Hale International,sebuah perusahaan produsen minuman kesehatan yang berkedudukan di Indonesia.

“Dengan penandatanganan share transfer deed ini,Kalbe telah menyelesaikan akuisisi 100 persen saham PT Hale International,” kata dia. PT Hale International bergerak dalam bidang produksi minuman kesehatan berupa jus buah-buahan dalam kemasan botol sejak tahun 2007. Merek-merek yang telah dikenal luas antara lain adalah Original Love Juice dalam berbagai varian seperti jeruk, apel, dan jambu, serta Pome Rama, jus buah delima yang kaya kandungan antioksidan.

Dia menuturkan, sejalan dengan strategi Kalbe untuk mengembangkan portofolio bisnis produk nutrisi. Pada akhir Juni lalu KLBF telah menandatangani perjanjian usaha patungan dengan PT Milko Beverage Industry (Milko) untuk mendirikan perusahaan patungan bernama PT Kalbe Milko Indonesia yang akan bergerak dalam bidang usaha manufaktur produk nutrisi.

Dalam perusahaan patungan tersebut, perseroan akan memiliki 51 persen saham, sementara 49 persen sisanya dimiliki oleh Milko. Pembangunan pabrik dengan nilai investasi sekitar Rp100–150 miliar ini akan memperkuat fasilitas produksi produk nutrisi untuk mendukung pertumbuhan penjualan perseroan di masa mendatang. Perseroan memperkirakan pabrik tersebut akan selesai dibangun dalam satu sampai dengan dua tahun ke depan.

Analis Semesta Indovest Muhamad Sugiarto memperkirakan, hingga akhir tahun ini pertumbuhan penjualan KLBF bisa meningkat hingga 20 persen, seiring semakin agresifnya perseroan menjual berbagai produk obat serta rencana meningkatkan volume penjualan obat ke luar negeri. “Kinerja perseroan akan semakin baik,” jelas dia.

Dia menuturkan, obat akan terus dibutuhkan. Bahkan, cenderung telah menjadi kebutuhan primer masyarakat. Masyarakat tetap akan membeli obat walaupun harganya mengalami kenaikan. Itulah sebabnya perusahaan yang bergerak pada sektor ini cenderung akan terus tumbuh.
(and)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gelar RUPST, Kalbe Farma...
Gelar RUPST, Kalbe Farma Bagikan Dividen Rp937,5 Miliar
Kalbe Bangun Kemitraan...
Kalbe Bangun Kemitraan dengan Pemerintah dalam Pengembangan Teknologi Stem Cell
Kalbe Terima Fasilitas...
Kalbe Terima Fasilitas Pinjaman Rp1 Triliun dari BNI
Fundraising Karyawan...
Fundraising Karyawan Kalbe Senilai Rp251 Juta Bantu Pengobatan Gratis
Kalbe Perkuat Hilirisasi...
Kalbe Perkuat Hilirisasi Riset Lewat RKSA 2025
Kimia Farma-Kalbe Farma...
Kimia Farma-Kalbe Farma Teken Mou di Bidang Layanan Kesehatan
Berita Terkini
Masa Transisi ke B50...
Masa Transisi ke B50 Berlangsung hingga September, Penyaluran Dilakukan Bertahap
27 menit yang lalu
Selat Hormuz Dikunci...
Selat Hormuz Dikunci Rapat Iran, Jalur Minyak Terpenting Dunia Kembali Mandek
1 jam yang lalu
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
12 jam yang lalu
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
12 jam yang lalu
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
12 jam yang lalu
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
13 jam yang lalu
Infografis
Jadi Buah Terbaik di...
Jadi Buah Terbaik di Asia Tenggara, Ini 7 Manfaat Manggis untuk Kesehatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved