Intiland-BJB targetkan KPR-KPA Rp4,5 T
Rabu, 11 Juli 2012 - 09:56 WIB
Intiland-BJB targetkan KPR-KPA Rp4,5 T
A
A
A
Sindonews.com – PT Bank Jabar Baten Tbk (BJB) menjalin kerja sama dengan PT Intiland Development Tbk (DILD) dan anak perusahaannya PT Perkasalestari Residence untuk memperluas ekspansi Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan Kredit Pemilikan Apartemen (KPA).
Perseroan menargetkan dapat menyalurkan KPR dan KPA sebesar Rp 4,5 triliun dari kerja sama itu. “Tujuan kerja sama adalah pembiayaan. BJB KPR-KPA memberikan kepada end-user untuk pembelian apartemen Aeropolis Residence,” ujar Direktur Utama BJB Bien Subiantoro dalam acara penandatanganan kerja sama antara BJB dengan Grup Intiland di Jakarta kemarin.
Bien berharap, kerja sama tersebut akan mendukung ekspansi kredit konsumer terutama KPR BJB yang baru dimulai tahun lalu. Selama ini portofolio kredit konsumer didominasi oleh kredit multiguna dan mikro. Wakil Direktur Intiland Suhendro Prabowo menambahkan, seluruh unit apartemen Aeropolis sebanyak 1.100 unit saat ini telah habis terjual.
Dengan harga per unit sebesar Rp100 juta untuk apartemen, kios sebesar Rp200–250 juta per unit, dan kantor seharga Rp500 juta–1 miliar per unit. Dia menambahkan, sekitar 78 persen konsumennya menggunakan KPA dan sisanya membayar secara tunai dan cicilan langsung ke developer.
“Kita harap dengan kerja sama ini merupakan tahap awal karena lahan yang kita miliki masih cukup luas,bukan hanya di proyek ini,” kata dia. Menurut dia untuk proyek tersebut perseroan juga bekerja sama dengan PT Bank Tabungan Negara (BTN).
Perseroan menargetkan dapat menyalurkan KPR dan KPA sebesar Rp 4,5 triliun dari kerja sama itu. “Tujuan kerja sama adalah pembiayaan. BJB KPR-KPA memberikan kepada end-user untuk pembelian apartemen Aeropolis Residence,” ujar Direktur Utama BJB Bien Subiantoro dalam acara penandatanganan kerja sama antara BJB dengan Grup Intiland di Jakarta kemarin.
Bien berharap, kerja sama tersebut akan mendukung ekspansi kredit konsumer terutama KPR BJB yang baru dimulai tahun lalu. Selama ini portofolio kredit konsumer didominasi oleh kredit multiguna dan mikro. Wakil Direktur Intiland Suhendro Prabowo menambahkan, seluruh unit apartemen Aeropolis sebanyak 1.100 unit saat ini telah habis terjual.
Dengan harga per unit sebesar Rp100 juta untuk apartemen, kios sebesar Rp200–250 juta per unit, dan kantor seharga Rp500 juta–1 miliar per unit. Dia menambahkan, sekitar 78 persen konsumennya menggunakan KPA dan sisanya membayar secara tunai dan cicilan langsung ke developer.
“Kita harap dengan kerja sama ini merupakan tahap awal karena lahan yang kita miliki masih cukup luas,bukan hanya di proyek ini,” kata dia. Menurut dia untuk proyek tersebut perseroan juga bekerja sama dengan PT Bank Tabungan Negara (BTN).
(and)
Lihat Juga :