Pegadaian dorong kredit kemitraan
Rabu, 11 Juli 2012 - 19:47 WIB
Pegadaian dorong kredit kemitraan
A
A
A
Sindonews.com - PT Pegadaian Kanwil XI Bandung berupaya menggenjot penggunaan kredit kemitraan untuk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
Sampai semester I/2012, kredit kemitraan PT Pegadaian Bandung baru terserap sekitar 10 persen dari alokasi kredit kemitraan di 2012 sebesar Rp6 miliar.
Pemimpin Wilayah Pegadaian Kanwil XI Bandung Arifmon mengatakan, rendahnya penyaluran kredit kemitraan PT Pegadaian disebabkan minimnya informasi terhadap pelaku UMKM.
“Padahal, mereka bisa mengakses kredit lunak dari Pegadaian dengan bunga sekitar 6 persen per tahun,” kata Arifmon di sela-sela sosialisasi Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) di Jalan Pungkur, Kota Bandung, Rabu (11/7/2012). Pelaku UMKM bisa mengkases kredit tersebut dengan batas pinjaman antara Rp5-30 juta.
Arifmon optimistis, serapan kredit PT Pegadaian pada semester II akan mencapai target. BUMN-nya akan memanfaatkan jaringan kantor cabang dan outlet Pegadaian yang tersebesar di seluruh Jawa Barat. Pelaku UMKM yang berada di perlosok daerah, bisa mengakses kredit lunak ini di cabang Pegadaian terdekat.
Menurut dia, penyaluran kredit kemiteraan sengaja ditempatkan di kantor cabang agar masyarakat lebih mudah mengakses kredit. Selain itu, mempermudah Pegadaian melakulan verifikasi.
“Proposal yang masuk akan kami seleksi untuk di survei. Tindakan itu tetap kami lakukan untuk menjaga kualitas debitur,” jelas dia.
Diakui dia, target penyaluran kredit kemitraan Pegadaian Bandung lebih besar Rp1 miliar dari tahun lalu senilai Rp5 miliar. Pencapaian penyaluran kredit di 2011 mencapai 98 persen.
"Atas pencapaian itu, kantor pusat memberikan kepercayaan dengan menambah dana kredit program kemitraan ke wilayah Bandung,” katanya.
Program kredit kemitraan PT Pegadaian, telah dimanfaatkan sejumlah industri mikro, kecil, dan menengah di wilayah Jabar. Seperti kerajinan kulit di Garut dan sepatu Cibaduyut, Bandung.
“Serapan kredit lebih besar pada sektor industri dan perdagangan. Kredit macet atau nonperformant loan (NPL), juga cukup rendah,” imbuh dia.
Tingginya alokasi dana PKBL di Pegadaian Kanwil XI Bandung tak lepas dari pencapaian kinerja Pegadaian selama tahun 2011 dan di topang peningkatan bisnis selama semester I/2012. Sampai periode 30 Juni 2012, PT Pegadaian kanwil XI mencatat pertumbuhan bisnis antara 25-30 persen dibanding periode yang sama Juni 2011 lalu.
Di mana, penyaluran kredit gadai telah mencapai Rp3 triliun, 45% dari target 2012 sebesar Rp 6,6 triliun. Pertumbuhan itu, didorong ekspansi Pegdaian membuka outlet baru di sejumlah wilayah Jabar pada 2011menjadi 325 outlet. Tahun ini, Pegadaian menargetkan membuka tujuh outlet baru untuk melengkapi 325 outlet yang sudah ada.
Sampai semester I/2012, kredit kemitraan PT Pegadaian Bandung baru terserap sekitar 10 persen dari alokasi kredit kemitraan di 2012 sebesar Rp6 miliar.
Pemimpin Wilayah Pegadaian Kanwil XI Bandung Arifmon mengatakan, rendahnya penyaluran kredit kemitraan PT Pegadaian disebabkan minimnya informasi terhadap pelaku UMKM.
“Padahal, mereka bisa mengakses kredit lunak dari Pegadaian dengan bunga sekitar 6 persen per tahun,” kata Arifmon di sela-sela sosialisasi Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) di Jalan Pungkur, Kota Bandung, Rabu (11/7/2012). Pelaku UMKM bisa mengkases kredit tersebut dengan batas pinjaman antara Rp5-30 juta.
Arifmon optimistis, serapan kredit PT Pegadaian pada semester II akan mencapai target. BUMN-nya akan memanfaatkan jaringan kantor cabang dan outlet Pegadaian yang tersebesar di seluruh Jawa Barat. Pelaku UMKM yang berada di perlosok daerah, bisa mengakses kredit lunak ini di cabang Pegadaian terdekat.
Menurut dia, penyaluran kredit kemiteraan sengaja ditempatkan di kantor cabang agar masyarakat lebih mudah mengakses kredit. Selain itu, mempermudah Pegadaian melakulan verifikasi.
“Proposal yang masuk akan kami seleksi untuk di survei. Tindakan itu tetap kami lakukan untuk menjaga kualitas debitur,” jelas dia.
Diakui dia, target penyaluran kredit kemitraan Pegadaian Bandung lebih besar Rp1 miliar dari tahun lalu senilai Rp5 miliar. Pencapaian penyaluran kredit di 2011 mencapai 98 persen.
"Atas pencapaian itu, kantor pusat memberikan kepercayaan dengan menambah dana kredit program kemitraan ke wilayah Bandung,” katanya.
Program kredit kemitraan PT Pegadaian, telah dimanfaatkan sejumlah industri mikro, kecil, dan menengah di wilayah Jabar. Seperti kerajinan kulit di Garut dan sepatu Cibaduyut, Bandung.
“Serapan kredit lebih besar pada sektor industri dan perdagangan. Kredit macet atau nonperformant loan (NPL), juga cukup rendah,” imbuh dia.
Tingginya alokasi dana PKBL di Pegadaian Kanwil XI Bandung tak lepas dari pencapaian kinerja Pegadaian selama tahun 2011 dan di topang peningkatan bisnis selama semester I/2012. Sampai periode 30 Juni 2012, PT Pegadaian kanwil XI mencatat pertumbuhan bisnis antara 25-30 persen dibanding periode yang sama Juni 2011 lalu.
Di mana, penyaluran kredit gadai telah mencapai Rp3 triliun, 45% dari target 2012 sebesar Rp 6,6 triliun. Pertumbuhan itu, didorong ekspansi Pegdaian membuka outlet baru di sejumlah wilayah Jabar pada 2011menjadi 325 outlet. Tahun ini, Pegadaian menargetkan membuka tujuh outlet baru untuk melengkapi 325 outlet yang sudah ada.
(gpr)
Lihat Juga :