Sesi I, IHSG cetak 30 poin
Jum'at, 13 Juli 2012 - 12:09 WIB
Sesi I, IHSG cetak 30 poin
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus melaju dan mencetak 30 poin hingga sesi perdagangan siang ini. Meski kabar buruk datang dari perlambatan pertumbuhan ekonomi China, namun bursa regional termasuk IHSG sepertinya tidak terpengaruh dari pengumuman tersebut.
IHSG, Jumat (13/7/2012) sesi I ditutup menguat 30,04 poin ke 4.014,16. Indeks LQ45 naik 5,51 poin ke 686,37 dan Jakarta Islamic Index (JII) naik 6,40 poin.
Sebanyak 149 saham menguat, 74 saham melemah, dan 90 saham tidak mengalami perubahan harga. Volume perdagangan baru mencapai 939,930 miliar lembar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp1,169 triliun. Meski rally, nyatanya investor asing justru ramai-ramai melakukan aksi jual dengan angka net selling mencapai Rp459,668 miliar.
Bursa regional sepertinya tak terpengaruh pengumuman GDP China. Buktinya indeks Hang Seng 86,15 poin ke 19.111,26 dan indeks Strait Times naik 8,3 poin ke 2.980,34. Namun indeks Nikkei 225 terkoreksi tipis 1,32 poin ke 8.718,69.
Sektor perkebunan memimpin penguatan dengan naik 20,43 poin, disusul sektor konsumsi naik 19,39 poin.
Berikut saham-saham yang bergerak menguat (top gainers) diantaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp900 ke Rp59.900, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) naik Rp600 ke Rp23.300 dan PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI) naik Rp500 ke Rp695 ribu.
Sementara saham yang bergerak melemah (top losers) antara lain PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) turun Rp400 ke Rp18.450, PT United Tractor Tbk (UNTR) turun Rp200 ke Rp21.500 dan PT Indo Kordsa Tbk (BRAM) turun Rp150 ke Rp2.000.
IHSG, Jumat (13/7/2012) sesi I ditutup menguat 30,04 poin ke 4.014,16. Indeks LQ45 naik 5,51 poin ke 686,37 dan Jakarta Islamic Index (JII) naik 6,40 poin.
Sebanyak 149 saham menguat, 74 saham melemah, dan 90 saham tidak mengalami perubahan harga. Volume perdagangan baru mencapai 939,930 miliar lembar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp1,169 triliun. Meski rally, nyatanya investor asing justru ramai-ramai melakukan aksi jual dengan angka net selling mencapai Rp459,668 miliar.
Bursa regional sepertinya tak terpengaruh pengumuman GDP China. Buktinya indeks Hang Seng 86,15 poin ke 19.111,26 dan indeks Strait Times naik 8,3 poin ke 2.980,34. Namun indeks Nikkei 225 terkoreksi tipis 1,32 poin ke 8.718,69.
Sektor perkebunan memimpin penguatan dengan naik 20,43 poin, disusul sektor konsumsi naik 19,39 poin.
Berikut saham-saham yang bergerak menguat (top gainers) diantaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp900 ke Rp59.900, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) naik Rp600 ke Rp23.300 dan PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI) naik Rp500 ke Rp695 ribu.
Sementara saham yang bergerak melemah (top losers) antara lain PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) turun Rp400 ke Rp18.450, PT United Tractor Tbk (UNTR) turun Rp200 ke Rp21.500 dan PT Indo Kordsa Tbk (BRAM) turun Rp150 ke Rp2.000.
(and)
Lihat Juga :