Investasi di pariwisata Garut terbuka lebar

Sabtu, 14 Juli 2012 - 19:06 WIB
Investasi di pariwisata...
Investasi di pariwisata Garut terbuka lebar
A A A
Sindonews.com – Minat berwisata di Kabupaten Garut diprediksi akan terus berkembang. Salah satu objek wisata yang masih menjadi unggulan dan paling diminati di Garut adalah pemandian sumber air panas.

Presiden Direktur Hotel Panghegar Garut Hilwan Saleh mengatakan, tingginya minat ini didasarkan atas terus bertambahnya jumlah wisatawan yang datang untuk berkunjung ke Garut. Peningkatan kunjungan, ungkap Hilwan, bukan hanya akan dilakukan wisatawan domestik saja, melainkan juga oleh wisatawan mancanegara melalui beberapa tour operator di sejumlah negara.

“Malaysia sudah menunjukan minatnya untuk mengunjungi Garut. Sekarang, berdasarkan kegiatan Jawa Barat Travel Exchange (JTX) beberapa waktu lalu, sejumlah tour operator dari berbagai negara kawasan asia, eropa, dan timur tengah, menyatakan minat positifnya untuk berwisata ke Garut,” katanya kepada SINDO usai syukuran Hotel Panghegar Garut, Sabtu (14/7/2012).

Disebutkan Hilwan, beberapa negara yang memberikan sinyal positif untuk menjadikan Kabupaten Garut sebagai daerah tujuan wisata adalah Belanda, Jerman, Jepang, Korea Selatan, China, dan Arab Saudi. Kondisi ini, tambah Hilwan, membuat siapa pun berminat untuk berinvestasi pada sektor pariwisata, semisal perhotelan dan restoran, di Garut.

“Khusus Jawa Barat, objek wisata yang sumber air panasnya paling diminati adalah Ciater di Kabupaten Subang dan Cipanas di Kabupaten Garut. Kunjungan wisatawan selalu tinggi di dua objek wisata ini. Makanya, dari situ sudah terlihat gambaran cukup jelas akan nilai profit bila kita ikut berpartisipasi di bidang perhotelan. Kita tidak sembarangan menanam investasi di Garut. Sudah diperhitungkan sejak lama,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Garut Yatie Rohayati mengatakan, peluang investasi di Kabupaten Garut masih sangat terbuka lebar. Meski begitu, besarnya peluang ini mesti disesuaikan dengan tata ruang yang ada di Garut. “Peluang investasi masih cukup luas. Dimulai dari wisata alam, wisata air panas, wisata kuliner, hingga wisata belanja,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Jawa Barat Nunung Sobari mengutarakan, kemajuan pariwisata di daerah tidak lepas dari dukungan infrastruktur penunjang, terutama akses jalan. Tanpa infrastruktur yang memadai, potensi wisata di daerah akan sangat sulit untuk dikembangkan.

“Saat ini, potensi wisata luar biasa yang belum bisa dikembangkan paling banyak berada di kawasan Jawa Barat Selatan. Pemerintah masih berupaya memperbaiki infrastruktur di sana. Di sisi lain, penataan akses jalan ini selalu berbenturan dengan belum diperbaikinya jalan yang berstatus jalan kabupaten oleh pemda setempat. Alhasil, tetap saja, objek wisata di kawasan Jawa Barat Selatan masih sulit untuk diakses,” tandasnya.
(and)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jadi Momok Wisatawan,...
Jadi Momok Wisatawan, Aturan Karantina Pariwisata Dihapus?
World Tourism Day 2020...
World Tourism Day 2020 Jadi Momentum Pengembangan Pariwisata di Pedesaan
Dongkrak Pariwisata,...
Dongkrak Pariwisata, Jabar Kembangkan 76 Objek Wisata Baru Berbasis Alam
Kehadiran Wahana Terbesar...
Kehadiran Wahana Terbesar Bakal Bangkitkan Pariwisata Bali
Dorong Pariwisata Indonesia...
Dorong Pariwisata Indonesia Makin Mendunia Lewat Konten YouTube
Federasi Pariwisata...
Federasi Pariwisata Sarbumusi Dukung Pemerintah Percepat Pemulihan Pariwisata
Berita Terkini
Genera-Z Berbakti BCA...
Genera-Z Berbakti BCA Siapkan Mahasiswa Implementasikan Solusi bagi Desa Wisata
6 jam yang lalu
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
6 jam yang lalu
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
7 jam yang lalu
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
7 jam yang lalu
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
8 jam yang lalu
Pulihkan Harapan, Brantas...
Pulihkan Harapan, Brantas Abipraya Bersama PU Hadir dalam Penanganan Pascabencana di Sumatera
8 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved