Menhub siapkan antisipasi hadapi Lebaran

Selasa, 17 Juli 2012 - 18:16 WIB
Menhub siapkan antisipasi...
Menhub siapkan antisipasi hadapi Lebaran
A A A
Sindonews.com - Menteri Perhubungan (Menhub), E.E Mangindaan mengaku sudah siapkan langkah-langkah antisipasi menghadapi Lebaran Idul Fitri. Hal pertama yang menjadi prioritas adalah distribusi logistik, seperti beras, gula dan yang lainnya.

Menurutnya angkutan untuk membawa barang-barang tersebut sudah dipersiapkan khusus dari H-7. "Kita utamakan sembako yang dibutuhkan masyarakat untuk menghadapi Lebaran," ujarnya saat ditemui seusai rapat koordinasi Persiapan Ramadan di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (17/7/2012).

Kemudian, memasuki H-3, menurutnya merupakan puncak arus mudik. Langkah yang sama seperti tahun lalu, dimana sepeda motor dialihkan ke angkutan massal lain seperti truk dan kapal laut.

Beberapa perusahaan, dia menuturkan, sudah siap untuk membantu merealisasikan rencana tersebut. "Angkutan laut siap begitu pula pengusaha motor, mereka sudah siap dengan truk, kemudian orangnya naikan bus dengan tujuannya. Kemudian Jasa Raharja, sekian ribu motor dia sudah siap untuk ngangkut, dengan 300 bus dan truk untuk mengangkut mereka," jelasnya.

Sehingga, dirinya mengharapkan pengguna sepeda motor di jalan raya untuk mudik akan semakin berkurang. "Sehingga tidak terjadi lagi kecelakaan yang terlalu banyak di sepeda motor. Kita utamakan, sedangkan penumpang tidak ada masalah, kereta api, sudah siap semuanya," papar Mangindaan.

Terkait harga, dirinya memastikan tidak akan terjadi kenaikan. Pasalnya, range harga yang sudah ditetapkan pemerintah sudah pada angka yang tinggi. Dia meyakini dengan kompetisi angkutan umum yang cukup ketat justru akan membuat harga turun.

"Tidak boleh kenaikan, karena kami harapkan, kecuali udara itu kan market kalau yang di darat misalnya, harga Rp7 ribu per orang, jangan kasih diatas Rp7 ribu, kalau sekarang bersaing di Rp5 ribu, silakan," tuturnya.

Persoalan pasar tumpah, pihaknya mengaku sudah di koordinasikan dengan pemerintah daerah dan kepolisian. Pengaturan dilakukan supaya potensi kemacetan dapat terhindari.

"Karena kita tidak bisa prediksi, dan polisi akan lebih keras menjaga pemudik dulu lah yang diutamakan, pasar tumpah ditarik dulu lah ke dalam," pungkasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gelar Lebaran Festive,...
Gelar Lebaran Festive, Gading Festival Ajak Masyarakat Bahagia di Hari Raya
Quality Time Lebaran...
Quality Time Lebaran di Tengah Pembatasan Sosial Akibat Covid-19
Belanja Kebutuhan Lebaran...
Belanja Kebutuhan Lebaran Tetap Tinggi, Capai 63,8%
Lebaran di Tengah Pandemi,...
Lebaran di Tengah Pandemi, Apakah Dianjurkan Berjabat Tangan?
Dari WhatsApp hingga...
Dari WhatsApp hingga Netflix, Ini Biang Kerok Lonjakan Trafik 21% XLSMART Saat Lebaran
Sambut Ramadhan dan...
Sambut Ramadhan dan Lebaran dengan Berbagai Kejutan
Berita Terkini
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
51 menit yang lalu
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
1 jam yang lalu
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
2 jam yang lalu
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
3 jam yang lalu
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
4 jam yang lalu
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
5 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved