Groundbreaking proyek JSS tetap 2014
Selasa, 17 Juli 2012 - 18:40 WIB
Groundbreaking proyek JSS tetap 2014
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah memastikan kericuhan yang terjadi dalam proyek Jembatan Selat Sunda (JSS) tidak akan mempengaruhi rencana pembangunan. Sesuai dengan tahapannya, tahun 2014 groundbreaking JSS tetap akan berlangsung.
"Kita masih akan komitmen pada 2014 itu diusahakan tetap groundbreaking. Ya itu harus dipegang," kata Menteri Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto di kantor Kemenko Perekonomian Jakarta, Selasa (17/7/2012).
Dirinya belum dapat menyebutkan, keputusan apa yang diambil pemerintah terkait permintaan revisi Perpres No.86 Tahun 2011, dimana pembangunan tersebut akan diserahkan pada konsorsium pemerintah daerah.
"Belum, kan besok putusannya. Kalau saya berikan sekarang, nanti anda komentar banyak-banyak, nanti jadi hal yang tidak lucu," jelasnya.
Akan tetapi, beberapa alternatif sudah disiapkan sebelum diadakan rapat koordinasi dalam pembahasan yang akan diberlangsungkan besok (Rabu, 18 Juli 2012).
"Pak Menko (Hatta Rajasa) punya beberapa alternatif, tapi besok diputuskan, alternatif mana yang dipilih yang nanti akan diumumkan kepada saudara-saudara," pungkasnya.
"Kita masih akan komitmen pada 2014 itu diusahakan tetap groundbreaking. Ya itu harus dipegang," kata Menteri Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto di kantor Kemenko Perekonomian Jakarta, Selasa (17/7/2012).
Dirinya belum dapat menyebutkan, keputusan apa yang diambil pemerintah terkait permintaan revisi Perpres No.86 Tahun 2011, dimana pembangunan tersebut akan diserahkan pada konsorsium pemerintah daerah.
"Belum, kan besok putusannya. Kalau saya berikan sekarang, nanti anda komentar banyak-banyak, nanti jadi hal yang tidak lucu," jelasnya.
Akan tetapi, beberapa alternatif sudah disiapkan sebelum diadakan rapat koordinasi dalam pembahasan yang akan diberlangsungkan besok (Rabu, 18 Juli 2012).
"Pak Menko (Hatta Rajasa) punya beberapa alternatif, tapi besok diputuskan, alternatif mana yang dipilih yang nanti akan diumumkan kepada saudara-saudara," pungkasnya.
(gpr)
Lihat Juga :