Tidak ada revisi untuk proyek JSS

Rabu, 18 Juli 2012 - 11:41 WIB
Tidak ada revisi untuk...
Tidak ada revisi untuk proyek JSS
A A A
Sindonews.com - Pemerintah akhirnya memutuskan untuk tidak melakukan revisi pada Peraturan Presiden (Perpres) No. 86 tahun 2011 tentang Pengembangan Kawasan Strategis Infrastruktur Selat Sunda (KSISS), khususnya proyek Jembatan Selat Sunda (JSS).

Hal tersebut disampaikan setelah Dewan Pengarah melakukan Rapat Pleno di Kantor Kementerian Bidang Perekonomian, Rabu (18/7/2012)..

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Hatta Rajasa mengatakan pembahasan rapat pleno kali ini terfokus pada usulan Menteri Keuangan, Agus Martowardojo yang sebelumnya mengajukan revisi perpres No.86/2011. Menurutnya, perpres tidak akan dirubah, namun Dewan Pengarah dalam hal ini membentuk tim khusus untuk menetapkan usulan tersebut.

Tim khusus terdiri dari Menteri Keuangan, Menteri Pekerjaan Umum, Kepala Bappenas, Menteri Hukum dan Ham, dan Menteri Perindustrian, Sekretaris Kabinet dan Menteri Sekretaris Negara.

"Hasil rapat pleno hari ini adalah membentuk tim khusus untuk membahas usulan Menkeu sebelumnya dan mengajukan di Dewan Pengarah," ujar Hatta seusai rapat di kantornya, Jakarta, Rabu (18/7/2012).

Tim khusus akan bekerja selama dua minggu kedepan. Ketetapan bukan pada revisi Perpres tapi pada substansi usulan. Sehingga aturan baru, menurut Hatta akan keluar cukup dari Dewan Pengarah.

"Pada dasarnya usulan Menkeu: agar Uji Kelayakan (FS) sebaiknya memang dipisahkan KSISS dengan JSS. Sedangkan semulanya itu adalah kawasan. Kedua, agar FS dibiayai melalui APBN, dan ditenderkan," jelasnya.

Sehingga nantinya, Hatta menyatakan tahapan polemik yang selama ini terjadi dapat terselesaikan. Hal itu, menurutnya juga dapat mewujudkan rencana tahapan Groundbreaking pada tahun 2014. Sedangkan Dewan Pengarah akan berfungsi mengakomodir dan memfasilitasi pembahasan tersebut. "Kita tetap sepakat bahwa Groundbreaking tetap di 2014 dan itu semangatnya," pungkasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BREAKING NEWS: Gempa...
BREAKING NEWS: Gempa Bumi Guncang Selat Sunda
Kemenhub Siap Implementasikan...
Kemenhub Siap Implementasikan TSS Selat Sunda dan Selat Lombok
BMKG Ungkap Sudah 10...
BMKG Ungkap Sudah 10 Kali Tsunami Terjadi di Selat Sunda
Choke Point’ di Dunia,...
'Choke Point’ di Dunia, Tiga Ada di Indonesia
Kemenhub Sosialisasi...
Kemenhub Sosialisasi TSS Selat Sunda dan Selat Lombok Melalui SMS Broadcast
Kedubes AS Gelar Peringatan...
Kedubes AS Gelar Peringatan Pertempuran Selat Sunda
Berita Terkini
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
54 menit yang lalu
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
1 jam yang lalu
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
3 jam yang lalu
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
3 jam yang lalu
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
4 jam yang lalu
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
5 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved