Buruh berpendidikan rendah perlu perhatian ekstra

Rabu, 18 Juli 2012 - 20:25 WIB
Buruh berpendidikan...
Buruh berpendidikan rendah perlu perhatian ekstra
A A A
Sindonews.com - Kepala PT Jamsostek Kantor Cabang Rawamangun, Nur Effendi mengaku punya cara tersendiri dalam memberikan pemahaman kepada tenaga kerja industri yang berpendidikan cernderung rendah.

Kepada Sindonews, Effendi menerangkan, sebagian besar tenaga kerja yang bekerja di perusahaan yang bergerak di bidang industri berpendidikan cenderung rendah dan hanya sebagian kecil yang berpendidikan tinggi.

"Paling hanya 10 persen yang pendidikannya tinggi, hanya yang di struktural lainnya hanya operator," terang Effendi saat di sela-sela pelaksanaan pelatihan dan sosialisasi (K3) di Hotel Santikan Taman Mini Indonesai Indah, Jakarta, Rabu (18/7/2012).

Padahal, lanjutnya lagi, kecelakaan kerja di sektor industri tergolong tinggi dan sangat beresiko terjadi kecelakaan. Sebagai informasi, data pada tahun 2011 dari Januari sampai Desember, untuk kantor cabang Rawamangun saja terdapat 2.211 kasus selama 1 tahun.

"Artinya kalau dirata-rata kemudian apa, artinya ada suatu tenaga kerja dalam satu harinya ada 5-6 orang kena musibah," terang Effendi dalam acara yang dihadiri 75 orang perwakilan perusahaan tersebut.

Menilik kondisi yang terjadi tersebut, Effendi memaparkan, upaya sosialisasi dan pemberian pemahaman yang lebih baik akan terus dilakukan pihaknya, kendati permasalahan tingkat pendidikan masih menjadi hambatan.

"Maka dalam hal ini adalah penting sekali untuk sosialisasi pemberitahuan akan hak (hak jaminan kerja) kepada mereka (tenaga kerja berpendidikan rendah) dengan frekuensi yang lebih banyak," paparnya.

Effendi menjelaskan, berbeda jika memberikan informasi kepada tenaga kerja perkantoran. "Itu mungkin via surat, sudah selesai. Tapi di daerah industri, itu karena sangat heterogennya akan sifat orangnya sehingga di sini sangat penting memberikan perhatian kusus," jelasnya lagi.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengamat Minta Rencana...
Pengamat Minta Rencana IPO PT ASDP Persero Dibatalkan
Petani Mendapat Sosialisasi...
Petani Mendapat Sosialisasi Keamanan Seiring Gas JTB Mulai Dialirkan
Pos Indonesia Salurkan...
Pos Indonesia Salurkan Bantuan Uang Sembako Pensiunan PT Pelindo (Persero)
Korupsi PT DI Persero,...
Korupsi PT DI Persero, KPK Dalami RUPS Penentuan Mitra Penjualan
Kenali 11 Jurusan Kuliah...
Kenali 11 Jurusan Kuliah yang Paling Diincar BUMN PT Persero
PT PP (Persero) Tbk...
PT PP (Persero) Tbk Bantu 25.000 Masker Medis untuk Polda Sulut
Berita Terkini
SYAFIF 2026 di Banjarmasin,...
SYAFIF 2026 di Banjarmasin, Prudential Syariah Gencarkan Literasi Keuangan
24 menit yang lalu
Pasar Mulai Cemas, Mata...
Pasar Mulai Cemas, Mata Uang Rupee India Kehabisan Napas justru Saat Dolar AS Lemah
42 menit yang lalu
Cadangan Devisa Indonesia...
Cadangan Devisa Indonesia per Juni 2026 Naik jadi USD145,6 Miliar
1 jam yang lalu
Istana Sebut Tarif Listrik...
Istana Sebut Tarif Listrik Harusnya Naik, tapi Daya Beli Jadi Prioritas
2 jam yang lalu
Harga Emas Lebih Murah,...
Harga Emas Lebih Murah, Hari Ini Turun Rp15 Ribu jadi Rp2.655.000 per Gram
3 jam yang lalu
IHSG Kokoh di Zona Hijau,...
IHSG Kokoh di Zona Hijau, Hari Ini Dibuka Menguat ke 5.933
3 jam yang lalu
Infografis
Hati-hati! Ini 10 Tanda...
Hati-hati! Ini 10 Tanda Kolesterol Tinggi yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved