Memasuki Ramadan, Pertamina tambah stok LPG 10%

Kamis, 19 Juli 2012 - 19:26 WIB
Memasuki Ramadan, Pertamina...
Memasuki Ramadan, Pertamina tambah stok LPG 10%
A A A
Sindonews.com - PT Pertamina (persero) unit Pemasaran IV Jateng-DIY akan menambah pasokan tabung gas LPG 3 kilogram (kg) dan 12,5 kg sebanyak 10 persen. Penambahan ini akan dilakukan pada bulan Juli-Agustus 2012, ketika memasuki bulan Ramadan dan Lebaran.

Penambahan stok ini dilakukan untuk mengantisipasi meningkatnya penggunaan LPG. Berdasarkan pengalaman tahun lalu, ada peningkatan permintaan LPG hingga 7 persen untuk ukuran 3 kg.

“Penambahan stok 10 persen ini perbandingannya dari bulan sebelumnya. Pada Januari 2012 hingga sekarang, tren permintaan LPG sudah mengalami kenaikan,” ungkap Sales Representatif Elpiji, Romi R Manuhutu, saat memberikan penjelasan kepada anggota Komisi B DPRD Jateng, Kamis (19/7/2012).

Pertamina juga menyiapkan stasiun pengangkutan dan pengisian bulk LPG (SPPBE) kantong, yang digunakan sebagai cadangan manakala terjadi kekurangan stok gas LPG. Di antaranya di Kabupaten Pemalang, Boyolali, Kebumen dan Demak.

“Ini untuk mengantisipasi jika terjadi kemacetan di jalan, sehingga truk tidak bisa mengirim dengan tepat waktu. Kantong SPPBE ini melayani di tiap karesidenan,” katanya.

Selain itu, BUMN tersebut juga terus menambah outlet LPG di SPBU terdekat. Saat ini sudah berjalan 25 persen dari 600 SPBU yang tersebar di Jawa Tengah termasuk di Indomaret.

Humas Pertamina unit Pemasaran IV Jateng-DIY Heppy Wulansari menambahkan, harga untuk tabung gas 3 kg di Jawa Tengah sesuai harga eceran tertinggi (HET) Gubernur Jateng saat ini sebesar Rp12.750.

Pihaknya hanya sebatas mengawasi penjualan tabung gas ini hanya sampai ke pangkalan. “Kalau sudah ke pengecer, itu sudah di luar kewenangan kita. Justru yang menaikkan harga biasanya dari pengecer,” kata Heppy.

Data yang dihimpun Pertamina, realisasi konsumsi LPG bulan Juni tahun ini untuk ukuran 12,5 kg sebanyak 8.980 tabung. Untuk bulan Juli 9.037 tabung. Sedangkan untuk ukuran 3 kg pada bulan Juni 48.462 tabung, sedangkan pada bulan Mei 47.503.

Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jateng Moch Santoso menyatakan, pihaknya akan ikut mengontrol isi tabung LPG dari agen sampai ke pengecer. Sebab tidak menutup kemungkinan isi tabung gas ini tidak sesuai dengan ukurannya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tips Menghemat LPG,...
Tips Menghemat LPG, Dijamin Awet Meski Masak Setiap Hari
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran...
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran Beli LPG 3 Kg Pakai KTP
Harga Gas Elpiji Non...
Harga Gas Elpiji Non Subsidi di Maros Naik Rp15 Ribu
Kecanduan LPG, Impor...
Kecanduan LPG, Impor 2021 Naik Jadi 7,2 Juta Ton
Harga Elpiji Non-Subsidi...
Harga Elpiji Non-Subsidi 2 Kali Naik, Siap-siap Gas Melon Jadi Langka
Istana Pastikan Warung...
Istana Pastikan Warung Kelontong Bisa Kembali Jual Gas LPG 3 Kg Hari Ini
Berita Terkini
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
33 menit yang lalu
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
1 jam yang lalu
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
3 jam yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
5 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
6 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
7 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved