BP Migas tandatangani 10 kontrak kerja sama

Jum'at, 20 Juli 2012 - 12:03 WIB
BP Migas tandatangani...
BP Migas tandatangani 10 kontrak kerja sama
A A A
Sindonews.com - Badan Pengelola Hulu dan Kegiatan Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) menandatangani 10 kontrak kerja sama dengan para Kontraktor yang merupakan hasil Lelang Reguler Wilayah Kerja Migas Tahap II tahun 2011 dan penawaran Langsung Tahap I tahun 2012.

Prosesi penandatanganan disaksikan langsung oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik beserta jajarannya. "Penandatanganan ini merupakan upaya meningkatkan produksi migas nasional," kata Menteri ESDM, Jero Wacik dalam kata sambutan, di kantornya, Jakarta, Jumat (20/7/2012).

Target setiap tahunnya, menurut Jero adalah sebanyak 50 wilayah kerja (WK). Jadi kedepannya, beberapa poin yang cenderung menjadi kendala, seperti administrasi harus dapat dipercepat.

"Beri kemudahan, dipercepat urusannya, diperjelas dan tidak boleh ada penjabat yang mempersulit karena kita harus cepat wilayah kerja baru yang lebih banyak untuk masa depan," jelasnya.

Komitemen pasti dari kontraktor Wilayah Kerja Kuningan untuk tiga tahun masa eksplorasi berupa studi G&G sebesar USD 1,05 juta. Survei seismik 2D sepanjang 200 km dan pemboran satu sumur eksplorasi.
"Total investasi komitmen eksplorasi adalah sebesar USD9,95 juta. Sedangkan bonus tanda tangan (signature bonus) yang akan diterima langsung oleh pemerintah sebesar USD1 juta," lanjutnya.

Sedangkan komitmen pasti dari sembilan kontraktor hasil lelang Penawaran Langsung Wilayah Kerja Migas Tahap I tahun 2012 untuk tiga tahun masa eksplorasi berupa studi G&G sebesar USD13,28 juta, survei seismik 2D sepanjang 1.950 km, Re-Processing Seismik 2D senilai USD50 ribu, survei seismik 3D seluas 150km (persegi) dan pemboran enam sumur eksplorasi.

Total investasi komitmen pasti eksplorasi adalah sebesar USD136,41 juta, sedangkan bonus tanda tangan (signatur bonus) yang akan diterima langsung oleh pemerinath sebesar USD12.200.076.

"Dengan demikian, jumlah seluruh komitmen pasti dari 10 kontrak kerja sama baru yang ditandatangani hari ini adalah G&G study sebesar USD 14,33 juta," tandas Jero.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mantan Kepala BP Migas...
Mantan Kepala BP Migas Raden Priyono Dituntut 12 Tahun Penjara
Orang Kepercayaan Mantan...
Orang Kepercayaan Mantan Kepala BP Migas Divonis 4 Tahun Penjara
Badai PHK Guncang Industri...
Badai PHK Guncang Industri Migas, BP Pecat 7.700 Karyawan dan Kontraktor
Cari Cadangan Migas...
Cari Cadangan Migas di Kilang Tangguh Papua, BP Tambah Investasi Rp57,6 T
Lepas Saham di Rosneft...
Lepas Saham di Rosneft Saat Perang Ukraina Pecah, Raksasa Migas BP Kehilangan Rp38,8 Triliun
10 Produsen Migas Terbesar...
10 Produsen Migas Terbesar yang Berada di Indonesia
Berita Terkini
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
1 jam yang lalu
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
1 jam yang lalu
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
2 jam yang lalu
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
3 jam yang lalu
Rusia Perluas Kuota...
Rusia Perluas Kuota Kuliah Gratis, Cetak Ahli Minyak hingga IT dari Indonesia
4 jam yang lalu
Harga Pertamax Melejit...
Harga Pertamax Melejit Jadi Rp16.250, Kelas Menengah Kian Terjepit
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved