China komitmen tingkatkan investasi di Jabar
Jum'at, 20 Juli 2012 - 15:05 WIB
China komitmen tingkatkan investasi di Jabar
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah China berkomitmen meningkatkan investasinya di Jawa Barat. Duta Besar Republik Rakyat China untuk Indonesia Liu Jianchao mengatakan, pihaknya akan menambah investasi di bidang infrastruktur.
"Potensi besar di Indonesia ada di Provinsi Jawa Barat. Kami memiliki banyak proyek infrastruktur di sini," kata Liu usai pertemuan dengan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Bandung, Jumat (20/7/2012).
Liu menyebutkan beberapa investasi besar di Jabar di bidang pembangunan seperti Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu), Waduk Jatigede, dan industri tekstil dan produk tekstil.
Pertemuannya dengan Gubernur Jabar, tutur Liu, juga membahas kemungkinan kerja sama di bidang pendidikan. Misalnya pertukaran pelajar. Selain itu dijajaki juga kerja sama bidang budaya. "Kita juga membahas kemungkinan "sister city" antara kota di Jawa Barat dan kota di China," sebutnya.
Liu juga menilai, potensi agrikultur di Jabar juga tinggi. Hal ini membuka peluang bagi pengusaha pengolahan hasil pertanian China untuk mendirikan industri di Jabar. "Pengusaha China memungkinkan berinvestasi di Jabar dalam industri tekstil dan agrikultur," tambahnya.
Sementara Heryawan menambahkan, China bisa disebut sebagai negara yang menginvestasikan modalnya paling tinggi di Jabar dibandingkan dengan daerah-daerah lain di Indonesia.
Namun Heryawan tidak hafal persis jumlah investasi China. Menurutnya, angka pastinya ada di Kepala Badan Koordinasi Promosi dan Penanaman Modal Daerah (BKPMD) Jawa Barat. "Yang jelas China sebagai satu negara raksasa di bidang perekonomian dunia," tandasnya.
Menurutnya, China jadi kekuatan raksasa dunia dalam bidang perkenomian saat ini. "China sedang kelebihan fresh money. Wajar Indonesia menampung fresh money," sebutnya.
"Potensi besar di Indonesia ada di Provinsi Jawa Barat. Kami memiliki banyak proyek infrastruktur di sini," kata Liu usai pertemuan dengan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Bandung, Jumat (20/7/2012).
Liu menyebutkan beberapa investasi besar di Jabar di bidang pembangunan seperti Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu), Waduk Jatigede, dan industri tekstil dan produk tekstil.
Pertemuannya dengan Gubernur Jabar, tutur Liu, juga membahas kemungkinan kerja sama di bidang pendidikan. Misalnya pertukaran pelajar. Selain itu dijajaki juga kerja sama bidang budaya. "Kita juga membahas kemungkinan "sister city" antara kota di Jawa Barat dan kota di China," sebutnya.
Liu juga menilai, potensi agrikultur di Jabar juga tinggi. Hal ini membuka peluang bagi pengusaha pengolahan hasil pertanian China untuk mendirikan industri di Jabar. "Pengusaha China memungkinkan berinvestasi di Jabar dalam industri tekstil dan agrikultur," tambahnya.
Sementara Heryawan menambahkan, China bisa disebut sebagai negara yang menginvestasikan modalnya paling tinggi di Jabar dibandingkan dengan daerah-daerah lain di Indonesia.
Namun Heryawan tidak hafal persis jumlah investasi China. Menurutnya, angka pastinya ada di Kepala Badan Koordinasi Promosi dan Penanaman Modal Daerah (BKPMD) Jawa Barat. "Yang jelas China sebagai satu negara raksasa di bidang perekonomian dunia," tandasnya.
Menurutnya, China jadi kekuatan raksasa dunia dalam bidang perkenomian saat ini. "China sedang kelebihan fresh money. Wajar Indonesia menampung fresh money," sebutnya.
(gpr)
Lihat Juga :