Amankan pasokan BBM Lebaran, Pertamina sebar Satgas
Jum'at, 20 Juli 2012 - 18:12 WIB
Amankan pasokan BBM Lebaran, Pertamina sebar Satgas
A
A
A
Sindonews.com - PT Pertamina (persero) meyakini kebutuhan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG untuk bulan Ramadan dan Lebaran berada dalam level aman. Hal tersebut sudah disiapkan mengingat pemakaian BBM dan LPG yang melonjak di berbagai wilayah di Indonesia.
Langkah utama Pertamina adalah dengan membentuk Posko Satuan Tugas (Satgas) untuk pemantauan tersedianya BBM serta kesiapan pelayanan kepada masyarakat konsumen efektif mulai H-14 sampai dengan H+14 atau tanggal 6 Agustus-4 September 2012.
Prediksinya, estimasi pemakaian BBM dan LPG pada masa Ramadan dan Lebaran umumnya diperkirakan naik dengan besaran masing-masing Premium naik 3,3 persen dari rata-rata harian normal 78.000 KL menjadi 80.000 KL, avtur naik 6 persen dari rata-rata harian normal 10.763 KL menjadi 11.384 KL dan LPG PSO naik 3 persen dari rata-rata harian normal 11.351 MT menjadi 11.695 MT.
"Berbeda dengan Solar yang turun 12,9 persen dari rata-rata harian normal 44.000 KL menjadi 38.000 KL, dan LPG non PSO sama dengan rata-rata harian normal 3.559 MT," ungkap Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina, Hanung Budya kepada wartawan di SPBU Kuningan, Jakarta, Jumat (20/7/2012).
Dari segi pasokan, menurut Hanung akan dipersiapkan dari tanggal 4 Agustus hingga 4 September 2012, dengan rata-rata stok pada periode tersebut yaitu Premium 17,19 hari; Minyak Solar 18,28 hari, Avtur 20,95 hari; Pertamax 67,87 hari, Pertamax Plus 72,40 hari, dan LPG 19,04 hari.
Sedangkan stok BBM dan LPG nasional per tanggal 19 Juli 2012 yaitu Premium 16,19 hari; Minyak Solar 17,22 hari, Avtur 19,54 hari; Pertamax 72,88 hari, Pertamax Plus 65,97 hari, dan LPG 21,37 hari.
"Pertamina siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan terus menjaga ketahanan stok dan mempersiapkan pengelolaan distribusi BBM dan LPG dengan baik untuk mengantisipasi peningkatan permintaan pada periode bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1433 H," pungkasnya.
Langkah utama Pertamina adalah dengan membentuk Posko Satuan Tugas (Satgas) untuk pemantauan tersedianya BBM serta kesiapan pelayanan kepada masyarakat konsumen efektif mulai H-14 sampai dengan H+14 atau tanggal 6 Agustus-4 September 2012.
Prediksinya, estimasi pemakaian BBM dan LPG pada masa Ramadan dan Lebaran umumnya diperkirakan naik dengan besaran masing-masing Premium naik 3,3 persen dari rata-rata harian normal 78.000 KL menjadi 80.000 KL, avtur naik 6 persen dari rata-rata harian normal 10.763 KL menjadi 11.384 KL dan LPG PSO naik 3 persen dari rata-rata harian normal 11.351 MT menjadi 11.695 MT.
"Berbeda dengan Solar yang turun 12,9 persen dari rata-rata harian normal 44.000 KL menjadi 38.000 KL, dan LPG non PSO sama dengan rata-rata harian normal 3.559 MT," ungkap Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina, Hanung Budya kepada wartawan di SPBU Kuningan, Jakarta, Jumat (20/7/2012).
Dari segi pasokan, menurut Hanung akan dipersiapkan dari tanggal 4 Agustus hingga 4 September 2012, dengan rata-rata stok pada periode tersebut yaitu Premium 17,19 hari; Minyak Solar 18,28 hari, Avtur 20,95 hari; Pertamax 67,87 hari, Pertamax Plus 72,40 hari, dan LPG 19,04 hari.
Sedangkan stok BBM dan LPG nasional per tanggal 19 Juli 2012 yaitu Premium 16,19 hari; Minyak Solar 17,22 hari, Avtur 19,54 hari; Pertamax 72,88 hari, Pertamax Plus 65,97 hari, dan LPG 21,37 hari.
"Pertamina siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan terus menjaga ketahanan stok dan mempersiapkan pengelolaan distribusi BBM dan LPG dengan baik untuk mengantisipasi peningkatan permintaan pada periode bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1433 H," pungkasnya.
(gpr)
Lihat Juga :