Sesi I, IHSG masih terbenam 62 poin
Senin, 23 Juli 2012 - 12:29 WIB
Sesi I, IHSG masih terbenam 62 poin
A
A
A
Sindonews.com - Sentimen negatif regional terus menghantui pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga sesi perdagangan siang ini. Hampir sama dengan pembukaan pagi tadi, IHSG masih tenggelam hingga lebih dari 60 poin.
IHSG, Senin (23/7/2012) sesi I ambles 62,59 poin ke 4.018,61. Indeks LQ45 turun 11,77 poin ke 683,83 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 9,82 poin ke 551,51.
Sebanyak 242 saham terus bergerak melemah, 26 saham menguat dan 40 saham bergerak stagnan. Volume perdagangan hingga siang ini masih terbilang minim dengan hanya tercatat sebanyak 955,433 juta lembar saham. Adapun nilai transaksi mencapai Rp1,385 triliun dengan angka net selling asing menembus Rp172,122 miliar.
Bursa Asia terus terbenam akibat sentimen negatif krisis di Zona Euro yang membuat investor terus berhati-hati melangkah. Indeks Nikkei 225 masih merosot 111,38 poin ke 8.558,49, indeks Hang Seng ambles 515,71 poin ke 19.125,09 dan indeks Strait Times turun 26,13 poin ke 2.989,40.
Sektor pertambangan masih memimpin penurunan indeks dengan turun hingga 41,58 poin dan sektor perkebunan melorot 24,28 poin.
Berikut ini saham-saham yang bergerak menguat (top gainers) diantaranya PT Eatertainment International Tbk (SMMT) naik Rp150 ke Rp930, PT Bank Danamon Tbk (BDMN) naik Rp100 ke Rp6.050 dan PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) naik Rp50 ke Rp3.850.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah (top lossers) diantaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Ro600 ke Rp57.750, PT United Tractors Tbk (UNTR) turun Rp550 ke Rp21.200, dan PT Mayora Indah Tbk (MYOR) turun Rp450 ke Rp21.600.
IHSG, Senin (23/7/2012) sesi I ambles 62,59 poin ke 4.018,61. Indeks LQ45 turun 11,77 poin ke 683,83 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 9,82 poin ke 551,51.
Sebanyak 242 saham terus bergerak melemah, 26 saham menguat dan 40 saham bergerak stagnan. Volume perdagangan hingga siang ini masih terbilang minim dengan hanya tercatat sebanyak 955,433 juta lembar saham. Adapun nilai transaksi mencapai Rp1,385 triliun dengan angka net selling asing menembus Rp172,122 miliar.
Bursa Asia terus terbenam akibat sentimen negatif krisis di Zona Euro yang membuat investor terus berhati-hati melangkah. Indeks Nikkei 225 masih merosot 111,38 poin ke 8.558,49, indeks Hang Seng ambles 515,71 poin ke 19.125,09 dan indeks Strait Times turun 26,13 poin ke 2.989,40.
Sektor pertambangan masih memimpin penurunan indeks dengan turun hingga 41,58 poin dan sektor perkebunan melorot 24,28 poin.
Berikut ini saham-saham yang bergerak menguat (top gainers) diantaranya PT Eatertainment International Tbk (SMMT) naik Rp150 ke Rp930, PT Bank Danamon Tbk (BDMN) naik Rp100 ke Rp6.050 dan PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) naik Rp50 ke Rp3.850.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah (top lossers) diantaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Ro600 ke Rp57.750, PT United Tractors Tbk (UNTR) turun Rp550 ke Rp21.200, dan PT Mayora Indah Tbk (MYOR) turun Rp450 ke Rp21.600.
(and)
Lihat Juga :