1 Agustus, mobdin se-Jawa-Bali dilarang tenggak premium
Senin, 23 Juli 2012 - 18:49 WIB
1 Agustus, mobdin se-Jawa-Bali dilarang tenggak premium
A
A
A
Sindonews.com - Program pembatasan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi sepertinya mulai sedikit terlupakan. Setelah diselenggarakan untuk wilayah Jabodetabek dengan melarang mobil dinas pemerintah, BUMN dan BUMD, harusnya pada 1 Agustus 2012 program ini berlanjut ke wilayah Jawa Bali.
Kementerian Energi Sumberdaya Mineral (ESDM) mengaku sudah melakukan sosialisasi sebelum diimplementasikan pada pekan depan. Beberapa kota diklaim telah mendapat pengarahan langsung sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM No.12 Tahun 2012.
"Sosialisasi sudah dimulai, 20 juni sudah dilakukan di Serang, Banten, 21 Juni di Bandung untuk di Jawa Barat, jadi seluruh Pemerintah daerah BUMN, BUMD sudah tersosialisasikan. 28 juni Semarang di Jateng, 5 Juli di Surabaya, untuk Pemda, BUMN, BUMD jawa rtimur, tanggal 9 Juli di Provisnsi Bali, tanggal 16 juli Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)," kata Ketua Tim Nasional Pengendalian Penghematan Bahan Bakar Minyak (BBM), Hadi Purnomo di kantor Kementerian ESDM, Jakarta Senin (23/7/2012).
Dirinya memastikan, daerah yang sudah mendapatkan sosialisasi siap melakukan implementasi pada 1 Agustus 2012. Terkait persiapan logistik, Hadi menuturkan juga sudah disiapkan stiker sebanyak 100 ribu.
"Hampir 100 ribu Jawa Bali untuk Pemda BUMN, BUMD, jadi tetap pada jadwal, persiapan yang kita lakukan adalah implementasi 1 Agustus," jelasnya.
Sedangkan dalam hal pengawasan, menurutnya tugas itu sudah diemban oleh BPH Migas. "Monitoring dan pengawasan atau evaluasi juga tetap jalan terus. Kalau format keseluruhan pengawasan juga hampir sama yang dilakukan di Jabodetabek," pungkasnya.
Kementerian Energi Sumberdaya Mineral (ESDM) mengaku sudah melakukan sosialisasi sebelum diimplementasikan pada pekan depan. Beberapa kota diklaim telah mendapat pengarahan langsung sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM No.12 Tahun 2012.
"Sosialisasi sudah dimulai, 20 juni sudah dilakukan di Serang, Banten, 21 Juni di Bandung untuk di Jawa Barat, jadi seluruh Pemerintah daerah BUMN, BUMD sudah tersosialisasikan. 28 juni Semarang di Jateng, 5 Juli di Surabaya, untuk Pemda, BUMN, BUMD jawa rtimur, tanggal 9 Juli di Provisnsi Bali, tanggal 16 juli Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)," kata Ketua Tim Nasional Pengendalian Penghematan Bahan Bakar Minyak (BBM), Hadi Purnomo di kantor Kementerian ESDM, Jakarta Senin (23/7/2012).
Dirinya memastikan, daerah yang sudah mendapatkan sosialisasi siap melakukan implementasi pada 1 Agustus 2012. Terkait persiapan logistik, Hadi menuturkan juga sudah disiapkan stiker sebanyak 100 ribu.
"Hampir 100 ribu Jawa Bali untuk Pemda BUMN, BUMD, jadi tetap pada jadwal, persiapan yang kita lakukan adalah implementasi 1 Agustus," jelasnya.
Sedangkan dalam hal pengawasan, menurutnya tugas itu sudah diemban oleh BPH Migas. "Monitoring dan pengawasan atau evaluasi juga tetap jalan terus. Kalau format keseluruhan pengawasan juga hampir sama yang dilakukan di Jabodetabek," pungkasnya.
(gpr)
Lihat Juga :