Yunani disarankan kembali pakai Drachma
Selasa, 24 Juli 2012 - 10:38 WIB
Yunani disarankan kembali pakai Drachma
A
A
A
Sindonews.com – Yunani disarankan mulai membayar uang pensiunan dan gaji pegawai negeri sipil (PNS) dengan menggunakan mata uang lama, drachma, sebagai persiapan jika negara itu keluar dari zona euro.
“Jika Yunani sudah mencapai kesepakatan akhir dengan semua pihak. Ke depannya mereka tidak lagi memerlukan bantuan sehingga perlu memikirkan perubahan jika ada di luar euro,” kata Sekretaris Jenderal Partai Christian Social Union (CSU) Alexander Dobrindt dikutip Reuters kemarin.
Dia menambahkan, kembalinya Yunani menggunakan ke mata uang sebelum euro memang akan menjadi langkah dramatis. Namun, langkah tersebut dinilai akan membantu Yunani mengembalikan pertumbuhan ekonominya.
Usulan dari politisi Jerman tersebut disampaikan menjelang inspeksi dari tiga lembaga internasional atau “troika” yang terdiri atas Komisi Eropa, Dana Moneter Internasional (IMF), dan Bank Sentral Eropa (ECB) hari ini untuk meninjau pelaksanaan penghematan Yunani senilai 11,7 miliar euro.
Perdana Menteri Yunani Antonis Samaras akhir pekan lalu mengatakan, kondisi ekonomi Yunani saat ini sama dengan Amerika pada era 1930-an saat terjadi depresi hebat.
“Jika Yunani sudah mencapai kesepakatan akhir dengan semua pihak. Ke depannya mereka tidak lagi memerlukan bantuan sehingga perlu memikirkan perubahan jika ada di luar euro,” kata Sekretaris Jenderal Partai Christian Social Union (CSU) Alexander Dobrindt dikutip Reuters kemarin.
Dia menambahkan, kembalinya Yunani menggunakan ke mata uang sebelum euro memang akan menjadi langkah dramatis. Namun, langkah tersebut dinilai akan membantu Yunani mengembalikan pertumbuhan ekonominya.
Usulan dari politisi Jerman tersebut disampaikan menjelang inspeksi dari tiga lembaga internasional atau “troika” yang terdiri atas Komisi Eropa, Dana Moneter Internasional (IMF), dan Bank Sentral Eropa (ECB) hari ini untuk meninjau pelaksanaan penghematan Yunani senilai 11,7 miliar euro.
Perdana Menteri Yunani Antonis Samaras akhir pekan lalu mengatakan, kondisi ekonomi Yunani saat ini sama dengan Amerika pada era 1930-an saat terjadi depresi hebat.
(and)
Lihat Juga :