Bank Malaysia jajaki pembiayaan tol Cikampek-Palimanan

Selasa, 24 Juli 2012 - 11:13 WIB
Bank Malaysia jajaki...
Bank Malaysia jajaki pembiayaan tol Cikampek-Palimanan
A A A
Sindonews.com – Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyatakan Bank Exim Malaysia saat ini tengah menjajaki pemberian pinjaman untuk operator jalan tol Cikampek-Palimanan yaitu PT Lintas Marga Sedayu (LMS).

Kepala BPJT Achmad Gani Gazaly mengatakan, dengan bertambahnya lembaga perbankan baru yang dapat menyuntikkan dana bagi LMS, maka penandatanganan perjanjian kredit proyek pembangunan tol Cikampek-Palimanan ditargetkan dapat dilaksanakan pada akhir Juli 2012. “Jadi, sekarang komitmen pendanaan perbankannya sudah melebihi dari kebutuhan,” kata Gani saat dihubungi media di Jakarta kemarin.

Dia menjelaskan, selain Bank Exim Malaysia,komitmen perbankan lain untuk pendanaan pembangunan tol Cikampek- Palimanan telah didapatkan LMS sejak beberapa waktu lalu. Dengan masuknya Bank Exim Malaysia, maka komitmen pendanaan pembangunan tol sepanjang 116 kilometer (km) tersebut telah mencapai Rp9 triliun. “Saat ini, investor dan perbankan tengah menyelesaikan finalisasi dokumen perjanjian, termasuk hak dan kewajiban masing-masing pihak sehingga tidak ada kendala di kemudian hari,”jelasnya.

Gani menjelaskan, dengan adanya komitmen tersebut, saat ini LMS tengah mengupayakan percepatan pelaksanaan pembebasan tanah, karena pencairan dana perbankan baru akan dilaksanakan setelah tanah 100 persen bebas.“Saat ini mereka tengah mendorong pembebasan tanah, pasalnya bank belum mau memberikan pinjaman jika tanahnya belum selesai,”tambah Gani. Dari total kebutuhan lahan seluas 1.014 hektare, dia menjelaskan, sekitar lima persen di antaranya belum terbebaskan.

Dan, berdasarkan kesepakatan bersama, pencairan kredit perbankan baru bisa dilakukan setelah tanah 100 persen tersedia. Percepatan itu untuk mengejar target operasional proyek pada 2014. Sebelumnya Direktur Proyek PT LMS Steve Ginting mengatakan, proses konstruksi ruas tol Cikampek-Palimanan dimulai awal Juli 2012,menyusul telah ditandatanganinya komitmen pendanaan perjanjian kredit dari sindikasi perbankan nasional dan asing akhir Mei 2012.

Berdasarkan data dari Subdit Pengadaan Tanah Ditjen Bina Marga Kementerian PU, realisasi pengadaan tanah ruas Cikampek-Palimanan sudah mencapai 94,49 persen dari kebutuhan tanah 1.014 hektare.
(and)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
5 Proyek Jalan Tol di...
5 Proyek Jalan Tol di Pulau Jawa Bakal Beroperasi Tahun 2026
Proyek Japek II Selatan...
Proyek Japek II Selatan Selesai, Jakarta-Bandung Hanya 1 Jam
Mulai 2023, Sistem Bayar...
Mulai 2023, Sistem Bayar Tanpa Berhenti Beroperasi di Tol Bali
Proyek Jalan Tol Layang...
Proyek Jalan Tol Layang Cikunir-Karawaci Telan Anggaran Rp37 Triliun
Bakal Ada 16 Ruas Jalan...
Bakal Ada 16 Ruas Jalan Tol Baru di 2022, Ini Daftarnya
Berikut Jalan yang Tidak...
Berikut Jalan yang Tidak Boleh Dilalui Motor di Jakarta
Berita Terkini
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
6 jam yang lalu
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
7 jam yang lalu
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
9 jam yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
11 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
12 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
13 jam yang lalu
Infografis
5 Bank BUMN Diguyur...
5 Bank BUMN Diguyur Rp200 Triliun, Segini Rincian Porsinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved