Terhempas 11 poin, IHSG terdepak dari level 4.000
Selasa, 24 Juli 2012 - 12:31 WIB
Terhempas 11 poin, IHSG terdepak dari level 4.000
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menyambangi zona negatif setelah pagi tadi sempat menapaki jalur hijau. Dengan demikian IHSG terlempar dari level 4.000-an. Pergerakan ini terbilang anomali ditengah pergerakan bursa regional yang mengarah positif dan masih yakinnya investor asing dalam bertransaksi di lantai bursa.
IHSG, Selasa (24/7/2012) sesi I ditutup kembali melemah hingga 11,28 poin ke 3.998,51. Indeks LQ45 juga turun 2,47 poin ke 679,96 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 1,91 poin ke 549,2.
Sebanyak 111 saham terpantau menguat, 102 saham melemah, dan 105 saham bergerak stagnan. Volume perdagangan tercatat sebesar 1,129 miliar lembar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp1,157 triliun. Investor asing sebenarnya masih melakukan net buying sebesar Rp18,507 miliar.
Sektor-sektor penopang indeks sebenarnya tidak buruk melangkah. Bahkan sektor perkebunan masih bisa menguat hingga 3,35 poin. Namun indeks infrastruktur ambles 5,14 poin dan sektor manufaktur turun 2,18 poin.
Bursa regional sendiri telah menapaki kembali jalur hijau. Indeks Nikkei 225 berhasil naik 2,7 poin ke 8.511,02 dan indeks Strait Times naik 15,24 poin ke 2.997,73.
Berikut saham-saham yang bergerak menguat (top gainers) diantaranya PT Eatertainment International Tbk (SMMT) naik Rp190 ke Rp1.140, PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP) naik Rp150 ke Rp19.050, dan PT Pelita Sejahtera Abadi Tbk (PSAB) naik Rp125 ke Rp4.075.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah (top lossers) diantaranya PT Indomobil Sukses Makmur Tbk (IMAS) turun Rp250 ke Rp6.650, PT HM Sampoerna Tbk (MNCN) turun Rp200 ke Rp50.200 dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun Rp150 ke Rp7.600.
IHSG, Selasa (24/7/2012) sesi I ditutup kembali melemah hingga 11,28 poin ke 3.998,51. Indeks LQ45 juga turun 2,47 poin ke 679,96 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 1,91 poin ke 549,2.
Sebanyak 111 saham terpantau menguat, 102 saham melemah, dan 105 saham bergerak stagnan. Volume perdagangan tercatat sebesar 1,129 miliar lembar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp1,157 triliun. Investor asing sebenarnya masih melakukan net buying sebesar Rp18,507 miliar.
Sektor-sektor penopang indeks sebenarnya tidak buruk melangkah. Bahkan sektor perkebunan masih bisa menguat hingga 3,35 poin. Namun indeks infrastruktur ambles 5,14 poin dan sektor manufaktur turun 2,18 poin.
Bursa regional sendiri telah menapaki kembali jalur hijau. Indeks Nikkei 225 berhasil naik 2,7 poin ke 8.511,02 dan indeks Strait Times naik 15,24 poin ke 2.997,73.
Berikut saham-saham yang bergerak menguat (top gainers) diantaranya PT Eatertainment International Tbk (SMMT) naik Rp190 ke Rp1.140, PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP) naik Rp150 ke Rp19.050, dan PT Pelita Sejahtera Abadi Tbk (PSAB) naik Rp125 ke Rp4.075.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah (top lossers) diantaranya PT Indomobil Sukses Makmur Tbk (IMAS) turun Rp250 ke Rp6.650, PT HM Sampoerna Tbk (MNCN) turun Rp200 ke Rp50.200 dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun Rp150 ke Rp7.600.
(and)
Lihat Juga :