DPRD Jabar nilai kenaikan harga kedelai wajar

Selasa, 24 Juli 2012 - 14:29 WIB
DPRD Jabar nilai kenaikan...
DPRD Jabar nilai kenaikan harga kedelai wajar
A A A
Sindonews.com - Ketua Komisi B DPRD Jawa Barat (Jabar) menilai kenaikan harga kedelai adalah hal yang wajar. Mengingat kebutuhan kedelai di Jabar yang mencapai 150ribu ton pertahun hanya bisa terpenuhi sekitar 40ribu ton pertahun oleh produsen kedelai lokal Jabar.

"Tata niaga kedelai akan dikuasai oleh para spekulan importir. Sehingga kedelai mengalami kenaikan harga terus menerus dan terkadang barang justru tidak ada di lapangan," tuturnya kepada wartawan, Selasa (24/7/2012).

Untuk kembali menstabilkan harga, pihaknya akan mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar untuk lebih serius dalam mengantisipasi kebutuhan pangan masyarakat Jabar, yang salah satunya adalah kedelai.

Dia berhapap, pemerintah tidak hanya memprioritaskan sektor perberasan dan padi untuk menunjang pangan di Jabar. Namun, masih banyak komoditas lain yang harus diperhatikan seperti halnya komoditas palawija dan hortikultura sayuran.

"Harus ada sebuah itikad baik dari Pemprov Jabar. Karena selama ini para pelaku usaha yang menggunakan komoditas kedelai sangat banyak dan beragam jenisnya. Mulai dari pengusaha tahu, tempe, kecap dan lain-lain," katanya.

Dalam hal ini, dia sangat menyayangkan karena hampir sebagian besar suplai kedelai yang digunakan oleh pengusaha tahu, tempe dan kecap di Indonesia termasuk Jabar mengimpor terutama dari Amerika dan China.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Kedelai Meroket,...
Harga Kedelai Meroket, Disperindag dan Polda Banten Sidak Gudang
Mencari Solusi Meredam...
Mencari Solusi Meredam Gejolak Harga Kedelai
Abai dengan Impor Kedelai,...
Abai dengan Impor Kedelai, Sampai Kapan?
Masih Ada Peluang Indonesia...
Masih Ada Peluang Indonesia Tak Bergantung pada Kedelai Impor
Kedelai Impor Tembus...
Kedelai Impor Tembus Rp1,2 Juta, Pedagang Tempe dan Tahu Dilema Naikkan Harga
Ironi Tanaman Kedelai...
Ironi Tanaman Kedelai di Indonesia: Tanahnya Terbaik, tapi Impor Terus
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
44 menit yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
59 menit yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
2 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
2 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
3 jam yang lalu
Infografis
Daftar Nilai Rerata...
Daftar Nilai Rerata TKA 2025 Tiap Provinsi, Yogyakarta Tertinggi untuk Skor Matematika
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved