Bakrie Life janjikan solusi, bukan bayar utang
Rabu, 25 Juli 2012 - 13:51 WIB
Bakrie Life janjikan solusi, bukan bayar utang
A
A
A
Sindonews.com - PT Asuransi Jiwa Bakrie (Bakrie Life) memastikan akan ada solusi terkait kasus pelunasan utang nasabah di bulan Oktober. Akan tetapi sangat disayangkan, solusi tersebut bukan berupa pelunasan utang.
"Ada jalan keluar ini bsa selesai. Tapi Selesai dalam arti belum lunas ya," ungkap Direktur Utama Bakrie Life Timoer Sutanto, kepada wartawan di gedung Bapepam LK, Jakarta, Rabu (25/7/2012).
Menurutnya, dengan komitmen cukup untuk menjawab kegelisahan para nasabah dalam pengembalian uangnya. Maka dari itu, hingga saat ini belum ada kepastian kapan uang itu akan dikembalikan. Terkait bulan Oktober, Timoer menambahkan hal tersebut ditetapkan bukan dari pihak manajemen, namun dari para pemegang saham.
"Itu target dari pemegang saham, karena ada beberapa target yang harus saya selesaikan," jelasnya.
Bakrie Life mengalami gagal bayar dana nasabah senilai Rp360 miliar pada 2008. Itu adalah dana premi sekaligus investasi yang dihimpun dari ratusan nasabah pembeli produk Diamond Investa.
Dari jumlah tersebut, Bakrie Life sudah mengembalikan dana nasabah sebesar Rp90 miliar sehingga ada kewajiban pengembalian dana sisa sebesar Rp270 miliar yang wajib dibayarkan secara dicicil dalam tiga tahun berturut-turut.
Perusahaan diwajibkan membayarkan sebanyak 25 persen dari sisa cicilan setiap 3 bulan sekali pada 2010, 25 persen sisa cicilan setiap 3 bulan sekali pada 2011, dan 50 persen sisa cicilan secara sekaligus pada Januari 2012.
Namun hingga kini, perusahaan baru menyelesaikan pembayaran sebanyak dua kali cicilan pada 2010 dan pembayaran bunga periode Juli – Oktober 2011 yang baru dibayarkan pada Februari 2012.
"Ada jalan keluar ini bsa selesai. Tapi Selesai dalam arti belum lunas ya," ungkap Direktur Utama Bakrie Life Timoer Sutanto, kepada wartawan di gedung Bapepam LK, Jakarta, Rabu (25/7/2012).
Menurutnya, dengan komitmen cukup untuk menjawab kegelisahan para nasabah dalam pengembalian uangnya. Maka dari itu, hingga saat ini belum ada kepastian kapan uang itu akan dikembalikan. Terkait bulan Oktober, Timoer menambahkan hal tersebut ditetapkan bukan dari pihak manajemen, namun dari para pemegang saham.
"Itu target dari pemegang saham, karena ada beberapa target yang harus saya selesaikan," jelasnya.
Bakrie Life mengalami gagal bayar dana nasabah senilai Rp360 miliar pada 2008. Itu adalah dana premi sekaligus investasi yang dihimpun dari ratusan nasabah pembeli produk Diamond Investa.
Dari jumlah tersebut, Bakrie Life sudah mengembalikan dana nasabah sebesar Rp90 miliar sehingga ada kewajiban pengembalian dana sisa sebesar Rp270 miliar yang wajib dibayarkan secara dicicil dalam tiga tahun berturut-turut.
Perusahaan diwajibkan membayarkan sebanyak 25 persen dari sisa cicilan setiap 3 bulan sekali pada 2010, 25 persen sisa cicilan setiap 3 bulan sekali pada 2011, dan 50 persen sisa cicilan secara sekaligus pada Januari 2012.
Namun hingga kini, perusahaan baru menyelesaikan pembayaran sebanyak dua kali cicilan pada 2010 dan pembayaran bunga periode Juli – Oktober 2011 yang baru dibayarkan pada Februari 2012.
(and)
Lihat Juga :