Perkuat bisnis, KWSG tambah 8 outlet
Jum'at, 27 Juli 2012 - 16:15 WIB
Perkuat bisnis, KWSG tambah 8 outlet
A
A
A
Sindonews.com - Koperasi Warga Semen Gresik (KWSG) terus memperkuat jalur bisnisnya. Salah satu yang dilakukan adalah membangun delapan outlet baru untuk depo pemasaran dan penjualan semen.
Manajer Pengembangan Manajemen KWSG Ir Soetjipto mengungkapkan, salah satu pengembangan usaha 2012 dilakukan pengembangan depo pemasaran dan penjualan. Untuk tahun ini targetnya ada delapan outlet yang dibangun di luar Jawa.
“Penambahan delapan outlet tersebut mutlak kami perlukan untuk memperkuat bisnis yang digeluti KWSG,” tegasnya kepada wartawan, Jumat (27/7/2012).
Saat ini, KWSG mempunyai 47 outlet yang sudah ada. Depo yang dipakai gudang penjualan semen itu berada di Pulau Jawa. Padahal untuk pengembangan bisnis hingga di luar Jawa, KWSG memerlukan penambahan depo baru. Rencananya, delapan outlet tersebut yang dipakai pengadaan berada di Pulau Sumatra.
Menurut Soetjipto, dengan penambahan delapan outlet di Pulau Sumatera, maka sayap bisnis KWSG menjadi lebih besar dan luas. Dengan begitu, pihaknya berharap dan optimis akan mampu memperkuat bisnis dan memperkokoh khususnya dalam persaingan pasar global.
Apalagi, KWSG juga merupakan koperasi percontohan nasional. Bahkan, beberapa waktu lalu terpilih sebagai salah satu dari lima koperasi terbaik di Indonesia.
Karena itu, Soetjito mentargetkan bisa memiliki kelayakan sebagai 300 koperasi besar dunia versi International Cooperative Alliance (ICA).
"Kami sudah mendaftarkan KWSG ke ICA pada bulan Maret 2012 lalu. Kami tinggal menunggu hasilnya yang rencananya bakal diumumkan Oktober tahun ini," jelas dia.
Penilaian lainnya untuk meraih predikat dari ICA, lanjut Soetjipto, adalah omzet KWSG yang mencapai Rp1,4 triliun dan aset Rp476,9 miliar. Selain itu, sisa hasil usaha (SHU) yang lebih dari Rp23,66 miliar.
KWSG sendiri pernah menyabet puluhan penghargaan seperti Koperasi Teladan Tingkat Nasional 1990 sampai 1993.
“Kini memiliki 5.976 anggota dan telah berkembang dengan 10 bidang usaha. Di antaranya, pertokoan, simpan pinjam, percetakan, fotokopi, katering, restoran, dan perdagangan umum,” ungkapnya.
Manajer Pengembangan Manajemen KWSG Ir Soetjipto mengungkapkan, salah satu pengembangan usaha 2012 dilakukan pengembangan depo pemasaran dan penjualan. Untuk tahun ini targetnya ada delapan outlet yang dibangun di luar Jawa.
“Penambahan delapan outlet tersebut mutlak kami perlukan untuk memperkuat bisnis yang digeluti KWSG,” tegasnya kepada wartawan, Jumat (27/7/2012).
Saat ini, KWSG mempunyai 47 outlet yang sudah ada. Depo yang dipakai gudang penjualan semen itu berada di Pulau Jawa. Padahal untuk pengembangan bisnis hingga di luar Jawa, KWSG memerlukan penambahan depo baru. Rencananya, delapan outlet tersebut yang dipakai pengadaan berada di Pulau Sumatra.
Menurut Soetjipto, dengan penambahan delapan outlet di Pulau Sumatera, maka sayap bisnis KWSG menjadi lebih besar dan luas. Dengan begitu, pihaknya berharap dan optimis akan mampu memperkuat bisnis dan memperkokoh khususnya dalam persaingan pasar global.
Apalagi, KWSG juga merupakan koperasi percontohan nasional. Bahkan, beberapa waktu lalu terpilih sebagai salah satu dari lima koperasi terbaik di Indonesia.
Karena itu, Soetjito mentargetkan bisa memiliki kelayakan sebagai 300 koperasi besar dunia versi International Cooperative Alliance (ICA).
"Kami sudah mendaftarkan KWSG ke ICA pada bulan Maret 2012 lalu. Kami tinggal menunggu hasilnya yang rencananya bakal diumumkan Oktober tahun ini," jelas dia.
Penilaian lainnya untuk meraih predikat dari ICA, lanjut Soetjipto, adalah omzet KWSG yang mencapai Rp1,4 triliun dan aset Rp476,9 miliar. Selain itu, sisa hasil usaha (SHU) yang lebih dari Rp23,66 miliar.
KWSG sendiri pernah menyabet puluhan penghargaan seperti Koperasi Teladan Tingkat Nasional 1990 sampai 1993.
“Kini memiliki 5.976 anggota dan telah berkembang dengan 10 bidang usaha. Di antaranya, pertokoan, simpan pinjam, percetakan, fotokopi, katering, restoran, dan perdagangan umum,” ungkapnya.
(gpr)
Lihat Juga :