Pegadaian akan terbitkan obligasi Rp25 T
Sabtu, 28 Juli 2012 - 00:31 WIB
Pegadaian akan terbitkan obligasi Rp25 T
A
A
A
Sindonews.com - PT Pegadaian (Persero) berencana untuk menerbitkan obligasi dengan nilai mencapai Rp2,5 triliun yang akan dilaksanakan selambat-lambatnya pada awal tahun depan atau pada kuartal IV 2012.
"Kami akan ajukan rencana obligasi ini kepada pemerintah setelah Lebaran," ujar Direktur Utama Pegadaian, Suwhono usai penandatangan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) di kantor Pegadaian, Jakarta, Jumat (27/7/2012).
Menurutnya, rencana penerbitan obligasi itu sendiri akan disesuaikan dengan jumlah kebutuhan perseroan dan juga melihat kondisi pasar agar penyerapan obligasi dapat berlangsung maksimal. "Karena lihat kondisi pasar ini, tenornya akan disesuaikan tetapi biasanya tiga tahun," jelasnya.
Lebih lanjut dirinya menerangkan, dana hasil penerbitan surat utang tersebut, rencananya akan dipergunakan untuk membiayai ekspansi yang akan dijalankan perseroan.
Perseroan, berkomitmen akan menyalurkan pinjaman sepanjang tahun 2012 ini yang nilainya mencapai Rp29,1 triliun.
"Angka ini mengalami peningkatan sekitar 26,3 persen dibandingkan dengan tahun lalu Rp23,3 triliun. Kita harapkan tahun depan tetap bertumbuh 20 persen. Ini sesuai dengan kebutuhan minimal penyaluran," imbuhnya.
"Kami akan ajukan rencana obligasi ini kepada pemerintah setelah Lebaran," ujar Direktur Utama Pegadaian, Suwhono usai penandatangan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) di kantor Pegadaian, Jakarta, Jumat (27/7/2012).
Menurutnya, rencana penerbitan obligasi itu sendiri akan disesuaikan dengan jumlah kebutuhan perseroan dan juga melihat kondisi pasar agar penyerapan obligasi dapat berlangsung maksimal. "Karena lihat kondisi pasar ini, tenornya akan disesuaikan tetapi biasanya tiga tahun," jelasnya.
Lebih lanjut dirinya menerangkan, dana hasil penerbitan surat utang tersebut, rencananya akan dipergunakan untuk membiayai ekspansi yang akan dijalankan perseroan.
Perseroan, berkomitmen akan menyalurkan pinjaman sepanjang tahun 2012 ini yang nilainya mencapai Rp29,1 triliun.
"Angka ini mengalami peningkatan sekitar 26,3 persen dibandingkan dengan tahun lalu Rp23,3 triliun. Kita harapkan tahun depan tetap bertumbuh 20 persen. Ini sesuai dengan kebutuhan minimal penyaluran," imbuhnya.
(gpr)
Lihat Juga :