SBY puji pengelolaan pajak Kemenkeu

Sabtu, 28 Juli 2012 - 12:50 WIB
SBY puji pengelolaan...
SBY puji pengelolaan pajak Kemenkeu
A A A
Sindonews.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memuji Kementerian Keuangan dalam melakukan pengelolaan, pengawasan dan reformasi birokrasi di sektor perpajakan dan bea dan cukai.

SBY cukup berbangga, walaupun dinilai belum maksimal, tapi penerimaan negara dari sektor ini sudah mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

"Termasuk pajak serta bea cukai tahun 2005 sebesar Rp495 triliun, tahun 2012 diperkirakan mencapai Rp.1358 triliun. Ini tercermin dari besaran pajak bea dan cukai, tren ini harus kita jaga meski dunia sedang bergejolak," ujarnya ketika memberikan keterangan pers di kantor Kementrian Keuangan, Jakarta, Kamis (27/72012) malam.

Menurutnya, tren ini harus dijaga meskipun dunia bergejolak. Jika pertumbuhan ekonomi bisa terus dipertahankan, maka penerimaan negara juga akan meningkat. "Sehingga kita punya ruang fiskal yang lebih longgar dan kita bisa membiayai banyak hal, termasuk untuk pembangunan infrastuktur dan pengurangan kemiskinan," ujarnya.

Sejauh ini, langkah untuk peningkatan penerimaan pajak melalui intervensi, percepatan, pembenahan adalah keputusan yang tepat. Namun, SBY mengatakan akan lebih penting jika kepatuhan membayar pajak dapat diutamakan.

"Saya memilih yang pertama penuhi dulu pembayaran pajak sebagaimana aturan yang berlaku. Tahapan berikutnya kalau dirasa kurang, bisa kita tata kembali," terangnya.

Sedangkan untuk bea dan cukai, dirinya menilai masih ada ruang untuk lakukan peningkatan. Misalnya dengan penambahan petugas yang siap beroperasi menyempurnakan target.

"Menyangkut bea dan cukai ini, ada pemikiran dari Menteri Keuangan untuk menambah petugas. Malaysia memiliki 15 ribu, kita hanya 10ribu sekian. Saya sudah minta dibicarakan baik-baik, berapa jumlah yang tepat," pungkasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Aksi Menuntut Reformasi...
Aksi Menuntut Reformasi Pegawai Pajak
Diskon Pajak Mobil Baru...
Diskon Pajak Mobil Baru Berlaku Mulai 1 Maret 2021
Negara yang Kaya Tanpa...
Negara yang Kaya Tanpa Memungut Pajak dari Rakyatnya
Indonesia Demam Pajak,...
Indonesia Demam Pajak, 5 Negara Ini Bebas Pajak
Kapolri: Polri akan...
Kapolri: Polri akan Kawal Kepatuhan Wajib Pajak untuk Bayar Pajak
Adaro Raih Penghargaan...
Adaro Raih Penghargaan Wajib Pajak
Berita Terkini
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
44 menit yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
1 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
2 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
2 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
3 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
6 jam yang lalu
Infografis
Inilah Bupati Pati yang...
Inilah Bupati Pati yang Diprotes Warganya karena Naikkan Pajak 250%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved