IPO Pegadaian terhambat Kepmen
Sabtu, 28 Juli 2012 - 12:57 WIB
IPO Pegadaian terhambat Kepmen
A
A
A
Sindonews.com - PT Pegadaian (Persero) mengaku siap untuk segera melakuan penawaran perdana saham (initial public offering/IPO), namun masih tersendat pada Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan sebagai representasi pemerintah yang belum diterbitkan.
"Posisi kami masih menunggu pemegang saham," jelas Direktur Utama Pegadaian, Suwono, saat memberikan keterangan di kantornya, Jakarta, Jumat 27 Juli 2012.
Pegadaian, lanjutnya, telah meraup pendapatan usaha sebesar Rp3,85 triliun pada semester I-2012 atau naik 24,89 persen dari periode yang sama di tahun sebelumnya Rp3,08 triliun.
"Laba sebelum pajak mencapai Rp1,28 triliun atau naik 35,5 persen dari sebelumnya Rp950,6 miliar. Target laba sepanjang tahun ini sebesar Rp2,22 triliun," tambah Suwono.
Lebih lanjut dirinya mengungkapkan, hingga 30 Juni 2012, jumlah cabang yang dimiliki oleh Pegadaian telah mencapai 4.546 cabang atau turun dari sebelumnya 4.782 cabang. "Omset yang dimiliki Pegadaian mencapai Rp49,9 triliun atau naik 36,64 persen dari sebelumnya Rp36,5 triliun," katanya.
Sementara, pihaknya telah menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp456,3 miliar dan baru terpakai sebesar Rp52,6 miliar. "Perseroan menganggarkan belanja modal sebesar Rp456,3 miliar. Hingga saat ini sudah terpakai sebesar Rp52,6 miliar atau baru 11,53 persen dari total capex," aku Suwono.
"Posisi kami masih menunggu pemegang saham," jelas Direktur Utama Pegadaian, Suwono, saat memberikan keterangan di kantornya, Jakarta, Jumat 27 Juli 2012.
Pegadaian, lanjutnya, telah meraup pendapatan usaha sebesar Rp3,85 triliun pada semester I-2012 atau naik 24,89 persen dari periode yang sama di tahun sebelumnya Rp3,08 triliun.
"Laba sebelum pajak mencapai Rp1,28 triliun atau naik 35,5 persen dari sebelumnya Rp950,6 miliar. Target laba sepanjang tahun ini sebesar Rp2,22 triliun," tambah Suwono.
Lebih lanjut dirinya mengungkapkan, hingga 30 Juni 2012, jumlah cabang yang dimiliki oleh Pegadaian telah mencapai 4.546 cabang atau turun dari sebelumnya 4.782 cabang. "Omset yang dimiliki Pegadaian mencapai Rp49,9 triliun atau naik 36,64 persen dari sebelumnya Rp36,5 triliun," katanya.
Sementara, pihaknya telah menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp456,3 miliar dan baru terpakai sebesar Rp52,6 miliar. "Perseroan menganggarkan belanja modal sebesar Rp456,3 miliar. Hingga saat ini sudah terpakai sebesar Rp52,6 miliar atau baru 11,53 persen dari total capex," aku Suwono.
(gpr)
Lihat Juga :