Sentimen negatif global tahan laju IHSG
Rabu, 01 Agustus 2012 - 09:57 WIB
Sentimen negatif global tahan laju IHSG
A
A
A
Sindonews.com - Setelah melejit dalam perdagangan kemarin, akhirnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ikut terkena imbas tekanan negatif bursa utama dunia dan harus kembali terkoreksi di awal perdagangan hari ini.
IHSG, Rabu (1/8/2012) pukul 09.36 JATS melemah 18,28 poiun ke 4.124,06. Indeks LQ45 turun 4,10 poin ke 708,67 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 2,04 poin ke 571,69.
Hampir semua sektor penopang indeks bergerak di zona merah kecuali sektor infrastruktur yang masih positif 1,81 poin. Sedangkan sektor konsumsi turun 13.94 poin dan sektor manufaktur turun 8,42 poin.
Terpantau sebanyak 71 saham bergerak melemah, 43 saham menguat, dan 72 saham tidak mengalami perubahan harga. Volume perdagangan baru tercatat sebanyak 140,506 juta lembar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp144,318 miliar. Adapun investor asing langsung melakukan aksi jual dengan angka net selling sebesar Rp678,197 juta.
Bursa global sendiri terpantau limbung setelah Wall Street ditutup melemah akibat sikap wait and see para investor. Indeks S&P 500 ditutup melemah 5,98 poin ke 1.379,32, indeks Nasdaq melemah 6,32 poin ke 2.939,52 dan indeks Dow Jones ambruk 64,33 poin ke 13.008,68.
Hal tersebut berimbas pada awal perdagangan bursa regional. Indeks Nikkei 225 langsung meluncur 91,10 poin ke 8.603,96, disusul indeks Hang Seng yang melorot 50,62 poin ke 19.746,19 dan indeks Strait Times turun 4,8 poin ke 3.031,6.
Berikut ini saham-saham yang bergerak menguat (top gainers) diantaranya PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) naik Rp150 ke Rp6.050, PT Indomobil Sukses Makmur Tbk (IMAS) naik Rp150 ke Rp6.250 dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik Rp150 ke Rp35.700.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah (top lossers) diantaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp1.400 ke Rp54.950, PT Semen Gresik Tbk (SMGR) turun Rp300 ke Rp12.650 dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun Rp300 ke Rp23.950.
IHSG, Rabu (1/8/2012) pukul 09.36 JATS melemah 18,28 poiun ke 4.124,06. Indeks LQ45 turun 4,10 poin ke 708,67 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 2,04 poin ke 571,69.
Hampir semua sektor penopang indeks bergerak di zona merah kecuali sektor infrastruktur yang masih positif 1,81 poin. Sedangkan sektor konsumsi turun 13.94 poin dan sektor manufaktur turun 8,42 poin.
Terpantau sebanyak 71 saham bergerak melemah, 43 saham menguat, dan 72 saham tidak mengalami perubahan harga. Volume perdagangan baru tercatat sebanyak 140,506 juta lembar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp144,318 miliar. Adapun investor asing langsung melakukan aksi jual dengan angka net selling sebesar Rp678,197 juta.
Bursa global sendiri terpantau limbung setelah Wall Street ditutup melemah akibat sikap wait and see para investor. Indeks S&P 500 ditutup melemah 5,98 poin ke 1.379,32, indeks Nasdaq melemah 6,32 poin ke 2.939,52 dan indeks Dow Jones ambruk 64,33 poin ke 13.008,68.
Hal tersebut berimbas pada awal perdagangan bursa regional. Indeks Nikkei 225 langsung meluncur 91,10 poin ke 8.603,96, disusul indeks Hang Seng yang melorot 50,62 poin ke 19.746,19 dan indeks Strait Times turun 4,8 poin ke 3.031,6.
Berikut ini saham-saham yang bergerak menguat (top gainers) diantaranya PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) naik Rp150 ke Rp6.050, PT Indomobil Sukses Makmur Tbk (IMAS) naik Rp150 ke Rp6.250 dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik Rp150 ke Rp35.700.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah (top lossers) diantaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp1.400 ke Rp54.950, PT Semen Gresik Tbk (SMGR) turun Rp300 ke Rp12.650 dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun Rp300 ke Rp23.950.
(and)
Lihat Juga :