RIM pangkas 3.000 karyawan dalam 2 minggu
Kamis, 02 Agustus 2012 - 10:49 WIB
RIM pangkas 3.000 karyawan dalam 2 minggu
A
A
A
Sindonews.com – Produsen telepon pintar BlackBerry, Research In Motion (RIM), berencana melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) sebanyak 3.000 karyawan dalam dua pekan ke depan.
Sumber terdekat dengan perusahaan asal Kanada tersebut menyatakan, RIM akan memulai PHK pada 13 Agustus mendatang. Seperti dilansir SlashGear. com danSoftpedia.com,pemangkasan tersebut merupakan tahap pertama dari rencana total pemotongan tenaga kerja sebanyak 5.000 orang.
Sebelumnya RIM mengumumkan akan memangkas 5.000 karyawan di mana 2.000 tenaga kerjanya telah di-PHK. Menanggapi hal itu, RIM menyatakan tidak membuat pengumuman resmi mengenai masalah pemangkasan tenaga kerja.
Saat ini RIM tengah berjuang mendapatkan kembali posisinya di pasar ponsel pintar atau smartphone. Namun, upaya tersebut tampaknya masih akan menghadapi tantangan besar. Hal tersebut diperkuat setelah RIM melaporkan kinerja keuangan terburuk untuk kuartal I tahun fiskal 2013 beberapa pekan lalu. RIM membukukan kerugian bersih USD518 juta atau 0,99 sen per saham.
Tetapi, kerugian disinyalir bukan hanya dari dampak lingkungan yang kompetitif di pasar smartphone. Rencana peluncuran BlackBerry 10 juga sedikit banyak berkontribusi terhadap kerugian RIM.Hal itu disebabkan sebelum peluncuran handset terbaru itu, penjualan perangkat lama merosot karena pengguna menunggu produk terbaru beredar di pasaran.
RIM menyatakan,pada awalnya pihaknya tidak akan mengumumkan platform terbaru tahun ini.“Bahkan,kami akan menunda peluncuran produk terbaru kami untuk memastikan segala sesuatunya berada di tempat yang tepat untuk ketersediaan umum,”ujar RIM dalam pernyataan resmi dilansir Softpedia.com,kemarin.
Sumber terdekat dengan perusahaan asal Kanada tersebut menyatakan, RIM akan memulai PHK pada 13 Agustus mendatang. Seperti dilansir SlashGear. com danSoftpedia.com,pemangkasan tersebut merupakan tahap pertama dari rencana total pemotongan tenaga kerja sebanyak 5.000 orang.
Sebelumnya RIM mengumumkan akan memangkas 5.000 karyawan di mana 2.000 tenaga kerjanya telah di-PHK. Menanggapi hal itu, RIM menyatakan tidak membuat pengumuman resmi mengenai masalah pemangkasan tenaga kerja.
Saat ini RIM tengah berjuang mendapatkan kembali posisinya di pasar ponsel pintar atau smartphone. Namun, upaya tersebut tampaknya masih akan menghadapi tantangan besar. Hal tersebut diperkuat setelah RIM melaporkan kinerja keuangan terburuk untuk kuartal I tahun fiskal 2013 beberapa pekan lalu. RIM membukukan kerugian bersih USD518 juta atau 0,99 sen per saham.
Tetapi, kerugian disinyalir bukan hanya dari dampak lingkungan yang kompetitif di pasar smartphone. Rencana peluncuran BlackBerry 10 juga sedikit banyak berkontribusi terhadap kerugian RIM.Hal itu disebabkan sebelum peluncuran handset terbaru itu, penjualan perangkat lama merosot karena pengguna menunggu produk terbaru beredar di pasaran.
RIM menyatakan,pada awalnya pihaknya tidak akan mengumumkan platform terbaru tahun ini.“Bahkan,kami akan menunda peluncuran produk terbaru kami untuk memastikan segala sesuatunya berada di tempat yang tepat untuk ketersediaan umum,”ujar RIM dalam pernyataan resmi dilansir Softpedia.com,kemarin.
(and)
Lihat Juga :